Ada Pembalakan Liar di Desa Balung XIII Koto Kampar, Ini Keterangan Warga

Ilustrasi

Nusaperdana.com, Kampar - Hutan di wilayah Desa Balung, Kecamatan XIII Koto Kampar kabupaten Kampar provinsi Riau, disebut mengalami peningkatan aktivitas pembalakan liar (illegal logging) dalam beberapa waktu terakhir.

Hal itu diungkapkan oleh salah seorang warga Balung pada awak media Selasa (3/5/2022) di Bangkinang.

Warga ini heran mengapa selama ini pengrusakan hutan secara ilegal di wilayah desanya tersebut tidak terdeteksi oleh pihak berwajib.

"Padahal aktivitas mereka sebenarnya sudah banyak yang tahu. Kalau momen lebaran ini mereka memang libur. Nanti setelah lebaran tengoklah, pasti beraktivitas lagi," ujar warga yang tak ingin namanya dipublis ini.

Kata dia, biasanya para perambah hutan mengeluarkan kayu jarahannya lewat tengah malam hingga jelang subuh. Hal ini dilakukan agar bisa lolos dari pantauan petugas dan sorotan masyarakat.

"Kayu diangkut keluar dari Balung lewat tengah malam hingga jelang subuh pakai truk. Ada yang dibawa ke arah Sumbar sebagian lagi diangkut ke arah Pekanbaru," bebernya.

Dia khawatir bila hal ini terus dibiarkan dan tidak diambil tindakan, aktivitas illegal logging ini akan mengakibatkan habisnya hutan di areal penyangga waduk PLTA Koto Panjang.

"Kalau di hulu waduk ini tak ada hutan lagi tentu saja ini akan bisa memicu banjir di hilir waduk," ujar dia

Untuk itu, dia berharap pihak terkait membuka mata dan meningkatkan pengawasan agar para penjarah hutan tidak leluasa lagi melancarkan aksinya.

Warga ini juga menegaskan, siap memberikan informasi pada awak media jika nanti aktivitas pembalakan liar mulai aktif lagi setelah hari raya ini.

"Nanti kalau mereka mulai aktivitas saya infokan ke media. Akan saya foto dan videokan, kita bersama-sama menjaga hutan kita agar tidak terus dijarah," janji dia.(***)



[Ikuti Nusaperdana.com Melalui Sosial Media]



Tulis Komentar