Amsori: Jika Sayang dengan Keluarga Disini, yang dalam Perantauan Janganlah Mudik Dulu
Nusaperdana.com, Muarasabak - Menyambut datangnya bulan suci Ramadan dan hari raya Idul Fitri tahun 1441 Hijriah serta ditengah mewabahnya virus Covid-19. Pemerintah Desa Pandan Makmur Kecamatan Geragai Kabupaten Tanjung Jabung Timur, bersama BPD Pandan Makmur dan Bhabinkamtibmas memberi himbauan warga agar tidak melaksanakan mudik atau kebiasaan kembali ke kampung halaman.
"Khususnya warga Pandan Makmur, kami mohon kita saling mengerti dan saling menyadari. Karena disituasi saat ini jika satu orang saja yang terkana akan merambah ke semuanya," ujar Kepala Desa Pandan Makmur, Amsori kantornya kepada media ini, Rabu (15/4/2020).
Ia menyebut, himbauan untuk tidak mudik tersebut bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19. Lalu Ia berharap dalam melaksanakan ibadah bulan suci Ramadan nanti, hendaknya masyarakat bisa menerapkan prilaku hidup bersih.
"Jika sayang dengan keluarga disini, yang dalam perantauan janganlah mudik dulu. Toh kalau masih juga mudik nanti akan saya karantina, 14 hari ditengah hutan lagi. Tujuannya untuk memutus mata rantai Covid-19 ini," bebernya.
Kemudian dikatakannya yang dikhawatirkan ialah masyarakat yang masuk ke wilayah Pandan Makmur dari perantauan, bukan warganya yang mudik keluar daerah.
"Kalau dari sini keluar Insha Allah tidak ada yang mudik, karena sudah saya himbau kemarin," katanya.
Ia mengatakan bapak Bupati Tanjung Jabung Timur juga telah memberi anjuran agar waspada dan mendata tiap warga yang keluar masuk dari Tanjung Jabung Timur di desa-desa.
"Kita punya atasan, kita tangan kanannya Bapak Bupati dan Bapak Camat. Kemarin bapak Bupati pesan, agar para Kades giat melawan Covid-19 ini. Tetap waspada, jaga jarak dan jaga desanya masing-masing," sebut Amsori. (ygo)


Berita Lainnya
Wujud Solidaritas Insan Pers, PWI Bengkalis Serahkan Bantuan Kemanusiaan melalui BAZNAS
Musyawarah Warga dan Kaur Desa Indra Sakti Berakhir Damai, Sengketa Perusakan Tanaman Temui Titik Terang
LBH CLPK Siap Laporkan Kaur Desa Indra Sakti, Musyawarah Buntu dan Pejabat Desa Mengaku Tidak Tahu
Kepala Desa Senama Nenek Diduga Jadi Dalang Konflik, Lahan 2.800 Hektare Dijadikan Arena Perebutan Kuasa
Dukungan Masyarakat Menguat, Wali Murid Larang Anak Ikut Demo Koperasi Merah Putih di SMA 2 Kampar
DPC PDIP SIAK ADAKAN SILATURAHMI DAN KONSOLIDASI SELURUH PENGURUS PARTAI MASA BAKTI 2025-2030
Hutan Hulu Kampar Dibabat, Air Terjun Gulamo Terancam: Masyarakat Minta Aparat Bertindak Cepat
Eks Kades Indra Sakti Dituntut 8 Tahun Penjara, Jaksa Tegaskan Ada Penyalahgunaan Wewenang Tanah Transmigrasi