Anggota DPRD Purwakrta Lakukan Kunjungan ke Kantor Camat Purwakarta
Nusaperdana.com, Purwakarta - Dalam rangka pertanggungjawaban Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Purwakarta. Anggota DPRD Purwakarta komisi I Hairul Amin Prastyo beserta angonta lainnya mendatangi Kantor kecamatan Purwakarta, Senin (20/04/2020).
"Dalam LKPJ itu membahas tentang realisasi pemakaian anggaran maupun kegiatan," ungkapnya.
Untuk pemakaian anggaran, kata Hairul, berjalan secara lancar dan sesuai dengan aturan. Masalah pembangunan juga sudah sesuai dengan deregulasi.
"Cuman masih ada beberapa anggaran yang tidak terserap,karna pada th 2019 kan ada pilpres jadi ada sedikit hambatan," sambungnya.
Kebanyakan, sambung dia, anggaran dari pusat karena memang programnya untuk tahun 2019 kemarin kebetulan bersamaan dengan pilpres ada dana Kelurahan.
"Contohnya di plot 3 miliar akan tetapi yang dipakai cuman 1,5 Miliar karena pengirimannya lambat dari pusatnya sebab akhir tahun baru masuk," katanya.
Artinya, kata dia, ada penyerapan yang kurang maksimal hanya 50 % penyerapannya.
Hal itu berakibat pada pengembalian uang kepada BKAD sehingga nantinya pada tahun 2020 ketika uang turun dari pusat akan mengikuti serapan anggaran tahun 2019 tersebut.
"Kalau misalkan serapannya 1,5 miliar maka akan di plot 1,5 Miliar lagi, kalau kemarin kan 3 miliar karena baru terserap 50% mereka tidak lagi kirim 3 miliar akan tetapi cuman 1,5 miliar untuk selanjutnya," ucapnya.
Resikonya adanya pemangkasan anggaran dari pusat dengan dasar melihat serapan tahun sebelumnya.
Pihaknya berharap dengan kurang maksimalnya penyerapan anggaran itu kedepannya untuk serapannya bisa maksimal dana dari pusatnya juga maksimal sehingga bisa dirasakan oleh masyarakat. (anda,s)


Berita Lainnya
Wujud Solidaritas Insan Pers, PWI Bengkalis Serahkan Bantuan Kemanusiaan melalui BAZNAS
Musyawarah Warga dan Kaur Desa Indra Sakti Berakhir Damai, Sengketa Perusakan Tanaman Temui Titik Terang
LBH CLPK Siap Laporkan Kaur Desa Indra Sakti, Musyawarah Buntu dan Pejabat Desa Mengaku Tidak Tahu
Kepala Desa Senama Nenek Diduga Jadi Dalang Konflik, Lahan 2.800 Hektare Dijadikan Arena Perebutan Kuasa
Dukungan Masyarakat Menguat, Wali Murid Larang Anak Ikut Demo Koperasi Merah Putih di SMA 2 Kampar
DPC PDIP SIAK ADAKAN SILATURAHMI DAN KONSOLIDASI SELURUH PENGURUS PARTAI MASA BAKTI 2025-2030
Hutan Hulu Kampar Dibabat, Air Terjun Gulamo Terancam: Masyarakat Minta Aparat Bertindak Cepat
Eks Kades Indra Sakti Dituntut 8 Tahun Penjara, Jaksa Tegaskan Ada Penyalahgunaan Wewenang Tanah Transmigrasi