Advertorial
Biasa Bagian Pohon Kelapa Ini Tak Terpakai, Ditangan Pengrajin Inhil Disulap Jadi Ikat Kepala
Nusaperdana.com, Indragiri Hilir - Ikat kepala berbahan dasar upeh kelapa, menyerupai tanjak yang dibuat oleh pengrajin di Kabupaten Indragiri Hilir, berhasil menarik hati Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.
Hal itu diungkapkan Ronny Suhendra Bidang Promosi Dewan Kesenian Daerah (Dekranasda) Kabupaten Indragiri Hilir. Diceritakannya saat lawatan Menteri Sandiaga Uno ke Pekanbaru, Riau. Sangking tertariknya menteri pariwisata RI membawa ikat kepala itu untuk di bawa ke Jakarta.

Tidak hanya Mentri Sandiaga Uno terlihat juga mengenakan ikat kepala berbahan dasar pelepah kelapa tersebut Gubernur Riau, Syamsuar dan sejumlah pejabat Riau lainnya.
"Mungkin menurutnya ikat kepala ini sangat unik," cerita Ronny.
Lanjut Ronny, meskipun ikat kepala tersebut menyerupai tanjak, namun penamannya tidak bisa disebut tanjak, karena ada sudut pandang yang berbeda untuk penamannya hingga sekarang ini.
"Untuk saat ini cuma disebut ikat kepala, berdasarkan intruksi Bupati agar ikat kepala ini di daftarkan ke HAKI," beber Ronny.
Sementara itu untuk pengrajin ikat kepala ini, diungkapkan Ronny dikerjakan oleh Erwin pengrajin di kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir.(Advertorial)


Berita Lainnya
Warga Resah Dengan Aktivitas Tertutup di Belakang Meja Biliar Yang Diduga Berkedok Judi
KLHK Limpahkan Pengaduan Aktivitas Galian C PT KKU di Sungai Jalau Kampar ke DLH Riau
Upaya Preventif Cegah Balap Liar Polres Bengkalis Gelar Balap Lari Ramadhan di Jalan Pertanian
Polsek Tempuling bersama Bhayangkari Gelar Kegiatan Berbagi Takjil Ramadhan 1447 H di Sungai Salak
Humanis dan Religius, Polsek Kawasan Pelabuhan Tembilahan Rangkul Warga Lewat Buka Puasa Bersama
Polsek Kawasan Pelabuhan Tembilahan Tebar Kebaikan di Ramadhan 1447 H, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat
Wabup Kampar Pimpin Safari Ramadhan di Gunung Sahilan, Bantuan Ratusan Juta Disalurkan
Kafe My Love di Tapung Disorot, Belum Kantongi PBG Desakan Penegakan Perda Menguat