Bocah 6 Tahun, Korban Pompong Terbalik Ditemukan Meninggal Dunia
Nusaperdana.com, Indragiri Hilir - Korban perahu bermotor atau pompong terbalik di perairan Tembilahan berhasil ditemukan. Faza, bocah berusia 6 tahun yang menjadi korban ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia, Senin (3/2/2020). Faza berhasil ditemukan, setelah 2 hari pencarian yang dilakukan oleh tim SAR Gabungan.
Kepala Basarnas Pekanbaru, Ishak mengatakan, tim SAR Gabungan terdiri dari Basarnas Pos SAR Tembilahan, BPBD Tembilahan, KPLP, Kodim, Polres Inhil, Polair Inhil, Keluarga serta Masyarakat setempat, melakukan pencarian dari Pukul 06.00 Wib, dengan rencana Operasi SAR Radius 5 Km kearah hulu dan hilir.
"Tim melakukan Penyisiran di sepanjang alur sungai, hingga pukul 06.45 Wib Tim SAR Gabungan menemukan Korban sejauh 4 km, korban di evakuasi dan di bawa ke Rumah sakit Tembilahan," terang Ishak.
Sebelumnya, korban bernama Faza (6), diketahui tengah bersama ayah dan ibunya di atas pompong. Korban bersama orang tuanya, berangkat dari Kempas menuju Guntung.
"Berhubung mereka sudah lelah mereka istirahat di tembilahan tepatnya di parit sebelas jalan Hasan pada pukul 01.15 Wib, ketika perahu sedang ditambat tiba-tiba pompong yg digunakan korban karam," jelas Juki, salah seorang personel BPBD Kabupaten Inhil melalui keterangan tertulis.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh, dikatakan Juki, pompong yang digunakan mengalami kebocoran, satu keluarga bapak dan ibu yang menjadi korban selamat, namun anaknya yang berusia 6 thn tidak dapat diselamatkan atau belum ditemukan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pekanbaru Ishak melalui Kasi Ops dan Kesiapsiagaan Jacky Chen melakukan Briefing via telpon dengan Anggota Pos SAR Tembilahan untuk melakukan Pencarian.
"Berdasarkan laporan, anggota langsung bergerak kelokasi dengan membawa peralatan lengkap seperti RIB, peralatan Navigasi, medis dan dokumentasi pagi ini juga pukul 02.02 Wib tim bergerak menuju lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan aparat setempat," kata Jacky.
Adapun Tim SAR gabungan yang terlibat dalam pencarian diantaranya dari Basarnas Pos SAR Tembilahan, BPBD Tembilahan, Polres Inhil, Polair Inhil, Keluarga serta Masyarakat setempat, hingga pagi ini Tim SAR Gabungan masih melakukan penyisiran di area dimana korban tenggelam, jika memungkinkan hari ini akan dilaksanakan Penyelaman di lokasi kejadian.


Berita Lainnya
Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Cek Kesiapan Jagung Ketahanan Pangan Program Asta Cita
Dukung Swasembada Pangan, Personil KSKP Polres Inhil Berikan Penyuluhan Kiat Sukses ke Peternak ayam.
1.600 Agen BRILink dan 14 Kantor Unit Kerja Perkuat Layanan Keuangan di Kabupaten Inhil
Resmi Berkolaborasi, PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Siapkan Pendampingan Hukum Pro Bono
Sambut 1 Muharram 1448 Hijriah, PKS PT Permata Citra Rangau Berbagi Sembako Untuk Warga
KLH Respons Dugaan Pencemaran Hulu Sungai Kampar, Minta PUDAL Sumatera Tindak Lanjuti
Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Program Asta Cita di Lahan Ketahanan Pangan
Hulu Sungai Kampar Diduga Tercemar, DPRD Kampar Desak DLH Jangan Hanya Menunggu Laporan, Segera Turun ke Lapangan