Bupati Bengkalis Sambut Tim BPK Laksanakan Pemeriksaan Terperinci LKPD 2024
Nusaperdana.com,Bengkalis--Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis menggelar rapat persiapan pembentukan Sekolah Rakyat di ruang rapat Sekretaris Daerah Jumat, 11 April 2025.
Dipimpin Sekretaris Daerah Ersan Saputra TH, rapat ini melibatkan berbagai Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.
Pertemuan ini merupakan tindak lanjut atas arahan presiden RI, Inpres no 8 tahun 2025, serta surat Menteri Sosial Republik Indonesia dengan Nomor: S-33/MS/PR.04.01/3/2025 tertanggal 11 Maret 2025, perihal dukungan partisipasi pemerintah daerah dalam pembentukan Sekolah Rakyat guna membuka akses yang seluas luasnya untuk anak-anak keluarga miskin agar bisa mendapatkan pendidikan yang layak.
Program Sekolah Rakyat ini merupakan kebijakan pemerintah pusat untuk menyediakan layanan pendidikan gratis yang berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Sekolah Rakyat di bawah koordinator Kementerian Sosial Republik Indonesia dengan tujuan utama mencetak agen perubahan pada setiap keluarga miskin melalui pendidikan berkualitas guna memutus transmisi kemiskinan, sehingga memberikan manfaat nyata dalam mencetak generasi EMAS 2045.
Melalui rapat lintas PD ini, Pemkab Bengkalis melakukan penetapan lokasi sekaligus membuat langkah-langkah untuk mempersiapkan kelengkapan dokumen lahan sesuai dengan kriteria pembangunan Sekolah Rakyat sebelum tim survey dari kementrian PUPR yang akan turun dalam waktu dekat ini.
Adapun pembiayaan pembangunan dan pelaksanaan sekolah rakyat bersumber dari Pemerintah pusat sementara pemerintah daerah hanya mempersiapkan lahan lokasi sekolah rakyat yang merupakan aset pemerintah daerah.
Sekolah rakyat dirancang sebagai sekolah berasrama yang sepenuhnya gratis, mencakup biaya pendidikan, pakaian, perlengkapan sekolah, serta makan dan minum bagi para siswa.
Program ini akan menerima anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya anak putus sekolah yang berada pada Desil 1 dan 2.
“Target ada sekitar 200 Sekolah Rakyat pada tahun 2025/2026, dengan harapan 1.000 siswa yang ditampung, untuk itulah kita harus bersiap untuk mengakselerasi pelaksanaan program SR ini di kabupaten Bengkalis” ucap Sekda Ersan.
Lanjut Ersan Saputra, selanjutnya akan dibentuk tim formatur agar lebih efektif dan mudah dimonitoring. Sehingga ada yang menjadi mendala dapat disampaikan dan didiskusikan.
enyambut baik program ini karena sejalan dengan tujuan meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu, maka dari itu, kita optimis dapat berpartisipasi dalam program ini,” pungkasnya.
Ikut hadir dalam rapat tersebut Kadis Sosial Paulina, Plt Kepala DPMPTSP Muhammad Thaib, Inspektorat Daerah Bengkalis, Bappeda, BPKAD, DLH, PUPR, Disdik.(Infotorial Bengkalis/Donni)


Berita Lainnya
RDP DPRD Inhil Bahas HGU 3.811,79 Hektare PT GHM, Kompensasi Warga Dibatalkan
Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Sabak Auh Siapkan 1,5 Hektare Lahan Jagung Pipil
Polres Inhil Gelar Konferensi Pers, Tegaskan Komitmen Berantas Perambahan Hutan dan Karhutla
Ratusan Mahasiswa dan Petani Kelapa Demo di Kantor Bupati Inhil, Desak Pemerintah Perjuangkan Harga Kelapa
Kapolsek Tambang Serahkan Bantuan Pupuk Pada Kelompok Tani Dalam Rangka Swasembada Pangan
Polres Inhil Ungkap Dua Kasus Karhutla dan Perambahan Hutan, Dua Tersangka Diamankan
Polantas Karib Hadir di Car Free Day, Satlantas Polres Inhil Kampanyekan Keselamatan Berlalu Lintas
Perempuan Bangsa Kepri Gelar Pengobatan Massal di Tanjung Uma, Komitmen Hadir di Tengah Warga