Bupati Inhil Resmikan Penggunaan Aplikasi SIMRS GOS 2 RSUD Puri Husada Tembilahan
Nusaperdana.com, Indragiri Hilir - Usai membuka pelaksanaan operasi katarak, Bupati Inhil Drs HM Wardan MP didampingi Ketua K3S Inhil, Hj Zulaikhah Wardan SSos ME beserta rombongan meresmikan penggunaan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit Generic Open Source 2 (SIMRS GOS 2) RSUD Puri Husada Tembilahan.
Peresmian aplikasi tersebut ditandai dengan pembukaan tirai dan penandatanganan prasasti.
Aplikasi ini merupakan Produk Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). Penggunaan aplikasi SIMRS mengacu pada Peraturan Kemenkes RI, demi efektivitas dan efisiensi pelayanan rumah sakit.
Dalam presentasenya, Direktur RSUD Puri Husada, dr Saut Pakpahan mengungkapkan di Indonesia baru 4 RS yang sudah menggunakan SIMRS. Disebutkannya, SIMRS yang digunakan tidak harus produk Kemenkes.
Dijelaskannya banyak manfaat yang diperoleh dalam penerapan aplikasi tersebut. Manfaat itu meliputi:
1. Waktu tunggu pasien bisa lebih cepat
2. Pelayanan medis bisa lebih cepat
3. Efisiensi penggunaan kertas
4. Laporan keuangan lebih akurat dan akuntantable
5. Pasien dapat mengetahui ada atau tidaknya dokter
6. Pasien dapat mengetahui tempat tidur rawat inap yang tersedia
7. Bekerjasama dengan BPJS
8. Bisa melakukan pendaftaran melalui whatsapp
Pada kesempatan itu, ditayangkan pula video mekanisme pelayanan menggunakan SIMRS GOS 2.
Bupati, HM Wardan menyambut baik dan mengapresiasi launching aplikasi ini. Dirinya menilai, ini merupakan salah satu upaya RSUD Puri Husada Tembilahan dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.


Berita Lainnya
Polres Inhil Ungkap Dua Kasus Karhutla dan Perambahan Hutan, Dua Tersangka Diamankan
Polantas Karib Hadir di Car Free Day, Satlantas Polres Inhil Kampanyekan Keselamatan Berlalu Lintas
Perempuan Bangsa Kepri Gelar Pengobatan Massal di Tanjung Uma, Komitmen Hadir di Tengah Warga
Dukung Asta Cita Presiden, Polsek KSKP Tembilahan Rawat Tanaman Jagung
Kejar Swasembada Pangan, Polisi Turun ke Kandang Sapi Inhil: Peternak Didorong Tingkatkan Produksi
Apel Gabungan Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026
Harga Kelapa Inhil Kian Melemah, Akademisi UNISI Bayu Fajar Susanto: Negara Harus Hadir Benahi Tata Niaga Petani
Profesi Advokat Diduga Dilecehkan Saat Jalankan Tugas, PERADI, TPPA, dan IKADIN Desak Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu