Di Mana Kamu Nisa? Polisi Lacak Jejak Hilangnya Remaja Karimun
Karimun - Khairunisa (15), remaja warga Teluk Air, Karimun hingga kini belum diketahui keberadaanya. Pasca Idul Fitri sejak 6 Juni 2019 ia tak kunjung pulang.
Nisa meninggalkan rumah dengan ciri-ciri menggunakan baju motif bunga warna maron dan jilbab sorong berwarna hitam. Ciri lainnya tinggi 157 cm dan berkulit sawo matang. Keluarga sudah membuat laporan kehilangan dan mengumumkan di media-media sosial.
Pada Minggu (16/6/2019), seorang bernama Dul ditangkap di Guntung, Dumai oleh polisi setempat. Dul diduga punya keterkaitan dengan hilangnya Nisa.
Minggu (16/6/2019) sore beberapa orang polisi dan Bhabinkamtibmas datang ke Perumahan Mentari Klasik. Mereka mengecek beberapa rumah kosong hingga menelusuri kawasan hutan di sekitar perumahan tersebut. Belum ada keterangan resmi polisi kaitan perumahan ini dengan hilangnya Nisa.
Kapolsek Tebing, AKP Fian Agung Wibowo, mengatakan bahwa tidak ada penyekapan sebagaimana kabar yang berhembus di tengah warga.
"Tidak ada penyekapan di sana. Yang diamankan di sana tidak ada mengatakan kalau terjadi penyekapan. Bahkan dia (Dul) juga tidak ada mengaku kalau menyekap," kata Fian, Minggu (16/6/2019).
Kendati membantah adanya penyekapan, Fian masih enggan memberikan keterangan lebih rinci terkait pelacakan perumahan Mentari Klasik.
Sementara itu, tersangka Dul yang diduga bertanggungjawab atas hilangnya Nisa kini sedang dalam perjalanan dari Guntung (Dumai) menuju Karimun. Polisi masih akan memeriksa yang bersangkutan setibanya di Karimun.
Minggu (16/6/2019) sore beberapa orang polisi dan Bhabinkamtibmas datang ke Perumahan Mentari Klasik. Mereka mengecek beberapa rumah kosong hingga menelusuri kawasan hutan di sekitar perumahan tersebut. Belum ada keterangan resmi polisi kaitan perumahan ini dengan hilangnya Nisa.
Kapolsek Tebing, AKP Fian Agung Wibowo, mengatakan bahwa tidak ada penyekapan sebagaimana kabar yang berhembus di tengah warga.
"Tidak ada penyekapan di sana. Yang diamankan di sana tidak ada mengatakan kalau terjadi penyekapan. Bahkan dia (Dul) juga tidak ada mengaku kalau menyekap," kata Fian, Minggu (16/6/2019).
Kendati membantah adanya penyekapan, Fian masih enggan memberikan keterangan lebih rinci terkait pelacakan perumahan Mentari Klasik.
Sementara itu, tersangka Dul yang diduga bertanggungjawab atas hilangnya Nisa kini sedang dalam perjalanan dari Guntung (Dumai) menuju Karimun. Polisi masih akan memeriksa yang bersangkutan setibanya di Karimun.


Berita Lainnya
Program Studi Akuntansi FEB UNISI Raih Akreditasi Unggul, Dekan: Momentum Tingkatkan Mutu dan Daya Saing
Program Kapal Baca JALUR Hadir di Pesisir Inhil, Satpolairud Gandeng Mahasiswa KKN UNRI Tingkatkan Minat Baca Anak
Sentuh Warga Pesisir Inhil, Satpolairud Gandeng Mahasiswa KKN UNRI Bagikan Sembako Lewat Program JALUR
Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Batang Tuaka Diresmikan, Permudah Akses Warga Dusun Panglima
Program Studi Akuntansi FEB UNISI Raih Akreditasi Unggul, Dekan: Momentum Meningkatkan Mutu dan Daya Saing
Di Momen Perpisahan, AKP Anra Nosa Titip Program Magrib Mengaji dan Budaya Membaca Al-Qur'an
PBH PERADI Pekanbaru Soroti Mandeknya Sengketa Eks Karyawan RS Syafira, Desak Disnaker Bertindak Tegas
Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar