Galian C PT HKI Berdampak Negatif Lingkungan Masyarakat
Nusaperdana.com, Bathin Solapan - Galian C salah satu anak PT Hutama Karya (Persero), perusahaan dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bernama PT HKI bergerak di bidang usaha jasa konstruksi, yang saat ini dalam pengerjaan konstruksi Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), berdampak negatif terutama terhadap lingkungan.
Kuari atau Tambang bekas praktik galian C untuk kepentingan tanah timbun proyek Jalan Tol di sejumlah lokasi tertentu, bakal menjadi awal petaka yang berpotensi pada krisis air bersih dan alih fungsi lahan yang tidak produktif serta sendimentasi sungai.
Lihat, salah satu bekas praktik galian C di kawasan Duri 13, Desa Kesumbo Ampai, Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis, Riau. Kuari (Tambang) bekas praktik galian C persis di belakang rumah warga sudah tergenang air.
Kolam dadakan muncul di tanah bekas praktik galian C yang tak direklamasi, sangat berbahaya dan mengancam keselamatan warga sekitar, khususnya anak anak dan remaja.
Artinya, bekas praktik galian C tidak cuma berdampak negatif terhadap media lingkungan, tapi bakal mengancam keselamatan manusia.
Manajer HSE Pekdum 5 PT HKI, Intan Ulung Winangsit mengatakan, mengenai galian C sedang ditekankan semua ke sub kontraktor. Kami segera mengurus ke pihak terkait.
"Saya koordinasi dulu dengan manajemen, soal galian C," ujarnya kepada awak media di penghujung pekan pertama Juni 2020.
Manajer HSE Pekdum 5 PT HKI, saat ditanya sejauh mana pengurusan ke pihak terkait melemparkannya ke Adrianto yang mengurus ke pihak terkait.
"Kita tetap memberikan penekanan terhadap sub kotraktor untuk melakukan hal tersebut, dengan melakukan menormalisasi bekas praktik galian C," ulasnya lagi.
Sementara Adrianto yang mengurusi masalah bekas galian C PT HKI ke pihak terkait yang direkomendasikan Manajer HSE Pekdum 5 PT HKI saat dimintai keterangan oleh awak media lewat WhatsApp pada Rabu (10/6), tidak ada Jawaban nya. (Rls Team)


Berita Lainnya
Polsek Sabak Auh Gelar Turnamen Domino Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80
Bhabinkamtibmas Polsek Pelangiran Cek Perkembangan Tanaman Timun Warga di Inhil, Hasilnya Memuaskan
Hanya 81 Ribu dari 400 Ribu Warga Kampar Bekerja, Ikhsan Desak DPRD Panggil Seluruh Perusahaan
Hasil 400 Kg Jagung, Polsek Tembilahan Hulu Perkuat Lumbung Pangan Desa
Polsek Sabak Auh Pantau Jagung Program Ketahanan Pangan, Panen Diperkirakan Sepekan Lagi
Ketua PW IWO Riau Ajak Media Nasional Kawal Sidang Gubernur Riau Nonaktif, Imbau Publik Tak Terprovokasi
Polres Indragiri Hilir Gelar Pekan Olahraga Polri dan Salurkan 200 Paket Bansos Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Berbagi Kebahagiaan di Panti Asuhan, Ketua IWO Riau Berharap Launching Kantor Penuh Keberkahan