Harga Karet Rp.10.500/Kg, Petani Karet Di Desa Tanjung Mulai Bergairah
Kampar - Harga karet saat sekarang ini jatuh ketingkat para petani karet telah mencapai Rp.10.500 per kilogram ( KG ) dan tentunya hal ini membuat para petani karet didesa tanjung kecamatan koto kampar hulu,kabupaten kampar,provinsi riau mulai kembali bergairah untuk melakukan aktivitas sehari – harinya dengan cara menderas karet guna memenuhi kebutuhan keluarga mereka.
Informasi yang didapat , bahwa harga karet disekitar wilayah kecamatan koto kampar hulu tersebut sempat terjun bebas jatuh ketingkat para petani karet mencapai Rp.7000 per kilogramnya,namun beberapa bulan belakangan ini harga karet didaerah itu mulai merangkak naik hingga saat ini mencapai Rp.10.500 per kilogram.
†kehidupan sehari – harinya saya menderes ( menoreh ) karet untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga dan hasil satu harinya kalau hari cerah atau tidak hujan yakni 20 kilogram dimana dalam sepekan ini kita dapat menderes karet selama 4 hari serta kalau ditimbang nanti berkisar lebih kurang 80 kilo lah, kata salah seorang petani karet warga dusun V desa tanjung, Kabul menuturkan kepada reportaseindonesia.id dilokasi penimbangan karet dipinggir sungai kampar desa tanjung, kamis (20/6/2019).
Kabul menjelaskan, kalau dulu harga karet memang merosot hingga mencapai Rp.7000 per kilogramnya tetapi beberapa bulan belakangan ini harga karet diwilayah kami sudah berangsur – angsur naik hingga sekarang sudah mencapai Rp.10.500 per kilonya dengan kualitas yang baik dan tentunya dengan kenaikan harga karet seperti sekarang ini tidak menutup kemungkinan sudah hampir menyeimbangi dengan harga sembako ( sembilan bahah pokok ).
†Tentunya dengan harga karet saat sekarang ini sudah menggairahkan pastinya kami para petani karet mulai merasa lega serta kembali bersemangat untuk melakukan aktivitas sehari – harinya menderes karet untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga kami terutama petani karet didesa tanjung,imbuhnya.
Kabul petani karet didesa tanjung ini juga berharap agar harga karet didaerahnya terus merangkak naik .
†Ya tentunya kami para petani karet berharap kepada pemerintah supaya harga karet terus ditingkatkan harga per kilonya seperti beberapa tahun yang lalu harga karet didaerah kami sempat berkisar Rp. 23.000 hingga Rp.25.000 per kilogramnya dan dengan harga seperti itu barulah para petani karet betul – betul merasa sejahtera, pungkasnya.


Berita Lainnya
Program Studi Akuntansi FEB UNISI Raih Akreditasi Unggul, Dekan: Momentum Tingkatkan Mutu dan Daya Saing
Program Kapal Baca JALUR Hadir di Pesisir Inhil, Satpolairud Gandeng Mahasiswa KKN UNRI Tingkatkan Minat Baca Anak
Sentuh Warga Pesisir Inhil, Satpolairud Gandeng Mahasiswa KKN UNRI Bagikan Sembako Lewat Program JALUR
Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Batang Tuaka Diresmikan, Permudah Akses Warga Dusun Panglima
Program Studi Akuntansi FEB UNISI Raih Akreditasi Unggul, Dekan: Momentum Meningkatkan Mutu dan Daya Saing
Di Momen Perpisahan, AKP Anra Nosa Titip Program Magrib Mengaji dan Budaya Membaca Al-Qur'an
PBH PERADI Pekanbaru Soroti Mandeknya Sengketa Eks Karyawan RS Syafira, Desak Disnaker Bertindak Tegas
Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar