Jalin Kerjasama dengan Bank Riau Kepri, Bupati Alfedri ingin ada Kedai BRK di Kampung.
Nusaperdana.com,Siak--Adanya kedai Bank Riau Kepri (BRK) di kampung/desa akan memudahkan masyarakat untuk melakukan transaksi keuangan, sehingga perputaran ekonomi masyarakat juga akan semakin meningkat.
Hal itu disampaikan Bupati Siak Alfedri , pada acara penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Siak dengan PT Bank Riau Kepri, di ruang rapat Sri Indrapura, Kantor Bupati Siak.
Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan memorandum of understanding (MoU), antara Bupati Siak Alfedri dan Direktur Utama PT BRK Andi Buchari, Jum’at (23 Juni 2021).
“Kami berharap BRK bisa menambah kedai atau kantor kas di berbagai lokasi yang belum ada layanan bank,” pinta Bupati Alfedri.
Lebih lanjut ia menyampaikan, potensi ekonomi sejumlah wilayah yang belum terjamah layanan perbankan dan sudah banyaknya transaksi non tunai di lokasi tersebut.
Terkait kerjasama tersebut Bupati Alfedri berharap, bisa memberikan manfaat yang baik bagi Pemda dan BRK serta masyarakat kabupaten Siak.
Kalau bisa transaksi non tunai itu bisa sampai ke kampung/desa, dan cash management system (CMS) dari BRK tidak hanya di pemerintah kabupaten dan kecamatan, tapi bisa sampai ke tingkat kampung,” ucap mantan Kadispenda ini.
Alfedri ingin suatu saat nanti hal itu bisa terwujud, sehingga tata kelola keuangan pemerintah daerah semakin efisien, dan semakin akuntabel.
Penandatanganan MoU tersebut disaksikan oleh Wakil Bupati Siak Husni Merza, Direktur Dana dan Jasa PT. BRK M.A Suharto, Pimpinan PT BRK Cabang Siak Indra Gunawan, Kadis Sosial Wan Idris, dan Kadis Pariwisata Fauzi Azni dan jajaran BRK.
Diawal sambutannya Direktur Utama PT Bank Riau Kepri Andi Buchari, mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Pemkab Siak. pihaknya akan selalu memberikan pelayanan yang terbaik termasuk memberikan kontribusi terhadap perekonomian dan program-program yang ada di kabupaten Siak.
Ia sampaikan, Bank Riau Kepri terus mengembangkan produk-produk perbankan berbasis digital. Pengembangan digital perbankan ini, selain mengikuti perkembangan, juga sangat bermanfaat bagi nasabah dan masyarakat di Riau dan Kepri.
“Saat ini sudah 100 persen pemerintah daerah se Riau menggunakan Cash Management System (CMS) dari BRK,“ sebut Andi.
Diakhir bulan Juli nanti pihak BRK akan menerapkan sistem pembayaran digital QR Indonesia Standard (QRIS). QRIS ini adalah pembayaran menggunakan metode QR Code. Dengan metode ini proses transaksi menjadi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya.(Donni)


Berita Lainnya
RDP DPRD Inhil Bahas HGU 3.811,79 Hektare PT GHM, Kompensasi Warga Dibatalkan
Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Sabak Auh Siapkan 1,5 Hektare Lahan Jagung Pipil
Polres Inhil Gelar Konferensi Pers, Tegaskan Komitmen Berantas Perambahan Hutan dan Karhutla
Ratusan Mahasiswa dan Petani Kelapa Demo di Kantor Bupati Inhil, Desak Pemerintah Perjuangkan Harga Kelapa
Kapolsek Tambang Serahkan Bantuan Pupuk Pada Kelompok Tani Dalam Rangka Swasembada Pangan
Polres Inhil Ungkap Dua Kasus Karhutla dan Perambahan Hutan, Dua Tersangka Diamankan
Polantas Karib Hadir di Car Free Day, Satlantas Polres Inhil Kampanyekan Keselamatan Berlalu Lintas
Perempuan Bangsa Kepri Gelar Pengobatan Massal di Tanjung Uma, Komitmen Hadir di Tengah Warga