Jelang Arus Mudik, Jalan Lingkar Kantor Bupati Kampar Belum Diperbaiki Juga
Kampar - Menjelang arus mudik yang hanya tinggal hitungan hari lagi, jalan lingkar kantor Bupati Kampar tak juga kunjung diperbaiki oleh Dinas terkait. Jalan tersebut merupakan jalan utama arus mudik untuk menghidari macet dalam kota Bangkinang.
Menurut pantauan wartawan dilapangan, Jum'at sore (24/5), jalan yang rusak parah adalah lingkar kantor Bupati Kampar ada 2 titik. Pertama jalan amblas sepanjang lebih kurang 20 meter dengan kedalaman mencapai 1 meter.
Posisi jalan yang amblas tersebut berada sebelum kantor Bupati Kampar dari arah Pekanbaru. Jalan yang rusak kedua berada setelah kantor Bupati Kampar tepatnya berada di desa Salo Timu. Jalan tersebut longsor dan memakan setengah badan jalan.
Salah seorang pengendara mobil yang sedang melintasi jalan tersebut mengaku namanya Indra kepada wartawan mengatakan, dia sangat prihatin melihat kondisi jalan yang rusak parah tersebut, terutama jalan yang amblas yang tidak bisa dilewati dan terpaksa mengambil jalur lain.
"Kita berharap kepada Pemerintah untuk bisa secepatnya memperbaiki
jalan yang amblas tersebut, apalagi arus mudik tinggal beberapa hari lagi. Kita tidak ingin jalan rusak memakan korban jiwa," katanya seperti yang dikutip dari laman Suaraaktual.co.
Pernyataan yang sama juga dilontarkan oleh pengemudi sepeda motor Hen yang menyatakan jalan yang longsor di jalan lingkar kantor Bupati Kampar sangat memperhatinkan kondisinya, karena setengah badan sudah longsor. Tidak tertutup kemungkinan akan memakan korban jiwa.
"Kita berharap sebelum lebaran jalan tersebut bisa diperbaiki oleh Dinas terkait, agar tidak terganggu arus mudik," kata Hen.


Berita Lainnya
Polres Inhil Ungkap Dua Kasus Karhutla dan Perambahan Hutan, Dua Tersangka Diamankan
Polantas Karib Hadir di Car Free Day, Satlantas Polres Inhil Kampanyekan Keselamatan Berlalu Lintas
Perempuan Bangsa Kepri Gelar Pengobatan Massal di Tanjung Uma, Komitmen Hadir di Tengah Warga
Dukung Asta Cita Presiden, Polsek KSKP Tembilahan Rawat Tanaman Jagung
Kejar Swasembada Pangan, Polisi Turun ke Kandang Sapi Inhil: Peternak Didorong Tingkatkan Produksi
Apel Gabungan Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026
Harga Kelapa Inhil Kian Melemah, Akademisi UNISI Bayu Fajar Susanto: Negara Harus Hadir Benahi Tata Niaga Petani
Profesi Advokat Diduga Dilecehkan Saat Jalankan Tugas, PERADI, TPPA, dan IKADIN Desak Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu