Kapolsek Tapung Hilir Dorong Kemandirian Pangan, Motivasi Warga Desa Kijang Makmur
Nusaperdana.com, Tapung Hilir,- Polsek Tapung Hilir terus berkomitmen mendukung program ketahanan pangan di wilayah hukumnya. Pada Sabtu (08/02/2025), Kapolsek Tapung Hilir, AKP Toni, SH.MH., mengunjungi Desa Kijang Makmur, Kecamatan Tapung Hilir, untuk mendorong dan memotivasi kemandirian pangan di kalangan warga.
Kapolsek Tapung Hilir AKP Toni melakukan peninjauan langsung ke lokasi-lokasi program "Tangan Pangan" di Desa Kijang Makmur. Ia menyapa dan berbincang dengan warga yang sedang menanam berbagai jenis tanaman pokok di pekarangan rumah mereka.
“Saya sangat mengapresiasi semangat warga Desa Kijang Makmur yang aktif mendukung program Tangan Pangan. Ini menunjukkan bahwa warga memiliki kesadaran tinggi tentang pentingnya ketahanan pangan di tingkat keluarga," ujar AKP Toni.
Kapolsek Tapung Hilir juga menekankan pentingnya kemandirian pangan dalam mengatasi ancaman krisis pangan di masa depan. Ia memotivasi warga untuk terus berinovasi dan mengembangkan teknik bercocok tanam yang lebih efisien dan efektif.
"Saya yakin bahwa dengan kesadaran dan kebersamaan, kita dapat mewujudkan ketahanan pangan di wilayah Tapung Hilir. Mari kita terus bersinergi dalam mendukung program Tangan Pangan," pesan AKP Toni.


Berita Lainnya
RDP DPRD Inhil Bahas HGU 3.811,79 Hektare PT GHM, Kompensasi Warga Dibatalkan
Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Sabak Auh Siapkan 1,5 Hektare Lahan Jagung Pipil
Polres Inhil Gelar Konferensi Pers, Tegaskan Komitmen Berantas Perambahan Hutan dan Karhutla
Ratusan Mahasiswa dan Petani Kelapa Demo di Kantor Bupati Inhil, Desak Pemerintah Perjuangkan Harga Kelapa
Kapolsek Tambang Serahkan Bantuan Pupuk Pada Kelompok Tani Dalam Rangka Swasembada Pangan
Polres Inhil Ungkap Dua Kasus Karhutla dan Perambahan Hutan, Dua Tersangka Diamankan
Polantas Karib Hadir di Car Free Day, Satlantas Polres Inhil Kampanyekan Keselamatan Berlalu Lintas
Perempuan Bangsa Kepri Gelar Pengobatan Massal di Tanjung Uma, Komitmen Hadir di Tengah Warga