Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
Tokoh Masyarakat Kampar Apresiasi Polisi Tangkap Residivis Curat di Salo
Milenial Simalungun bangga sambut Rekor MURI Bulang Sulappei
Nusaperdana.com, Simalungun – Kawasan Danau Toba, Simalungun, dengan mengangkat tema “Inspiring Danau Toba” hari ini resmi dibuka. Acara ini diselenggarakan Pemerintah Provinsi oleh (Pemprov) Sumut melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata RI, Badan Otorita Danau Toba, 8 Kabupaten di kawasan Danau Toba, serta para stakeholder pariwisata dan budaya.
Festival Danau Toba 2019 ditargetkan akan mencatatkan Rekor MURI pemakaian Bulang Sulappei terbanyak 1.000 orang yang akan terlibat dalam pemecahan rekor MURI tersebut, temasuk para wisatawan.
Bulang Sulappei adalah tudung kepala perempuan yang terbuat dari kain tenun Simalungun. Seperti kita ketahui Ibu Negara Hj Iriana Jokowi saat megikuti upacara detik – detik proklamasi di Istana Negara, Sabtu 17 Agustus 2019 mengenakan “Bulang” penutup kepala pakaian adat Simalungun.
“Sebagai generasi muda Simalungun turut bangga lah pencatatan Rekor MURI Bulang Sulappei ini, mari terus kita lestarikan kiranya menjadi familiar untuk kita pakai di kehidupan sehari-hari”, ujar Jhon Mejer Purba yang merupakan Ketua Milenial Simalungun
Ria Telaumbanua selaku Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut, menjelaskan Pemecahan rekor MURI pemakaian Bulang Sulappei dipilih dalam rangkaian FDT karena kain tenun asal Simalungun ini sudah jarang digunakan. Hal tersebut juga dilakukan guna melestarikan budaya asli Simalungun.
“Tidak hanya sekadar dipakai, pada saat bersamaan, juga ada atraksi seni melipat kain Bulang Sulappei, Jadi FDT ini juga tujuannya menunjukan budaya asli daerah, jadi ini yang bisa dilakukan masyarakat atau wisatawan untuk mengenal kebudayaan Simalungun,” jelas Ria.
Jhon Mejer Purba yang juga merupakan Sekretaris Pelestarian Warisan Budaya di Batak Center “Apresiasi juga untuk Pemprov SUMUT, terus konsisten kembangkan pelestarian warisan budaya yang berasal dari wilayah Sumatera Utara”, tambahnya
Berbagai agenda sudah dipersipkan seperti kegiatan Pra Event FDT 2019 Lomba Solubolon di Tobasa, Penanaman Pohon di Parapat, Pembersihan Kawasan Danau Toba, FGD Geopark, FGD Danau Toba, Lomba Lari 10 K, Press Release, Asahan River Festival di Tobasa dan kegiatan inti FDT terdiri dari penampilan tari kolosal, hiburan rakyat lokal dan nasional, beragam lomba, fashion show busana etnis, demo kuliner dan lainnya seperti yang diberitakan oleh Hitabatak.com sebelumnya.


Berita Lainnya
Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
FH Unilak Study Visit ke Kuala Lumpur, Mahasiswa Dibekali Wawasan Hukum Internasional
Bupati Kasmarni Kunjungi Desa Bantan Timur, Perkuat Pendidikan Ramah Anak dan Pemberdayaan Perempuan
Kapolres Bengkalis Tegaskan Tiga Oknum Yang Terlibat Pesta Narkoba di Bengkalis Terancam PTDH
Tokoh Masyarakat Kampar Apresiasi Polisi Tangkap Residivis Curat di Salo
Mediasi Pesantren Al Fauzan dan PKS PT SMK Belum Capai Kesepakatan
Satpol PP Kampar Bongkar Kedai Remang-remang di Bangkinang, 92 Botol Miras Disita
Inspektorat Kampar Akui Temuan Keuangan Desa Pulau Terap, Tapi Bungkam Soal Kerugian Negara