Musim Hujan, Lapangan SDN 167/X Pandan Jaya Tergenang Air, Ini Tanggapan Kabid SD
Nusaperdana.com, Muarasabak - Memasuki musim hujan, lapangan upacara Sekolah Dasar Negeri (SDN) 167/X Padan Jaya Kecamatan Geragai Kabupaten Tanjung Jabung Timur tergenang air dan tidak layak dipakai, sehingga aktifitas siswa untuk melaksanakan kegiatan terganggu. Hal ini diungkapkan oleh Kepala SDN 167/X Pandan Jaya, Suhaimi kepada media ini di kantornya, (Sabtu, 29/2/2020).
"Sekitar Desember, Januari dan Februari karena musim pasang, sulit untuk melakukan upacara, kemudian akhirnya pelaksanaan upacara dilakukan di teras tiap-tiap kelas," bebernya.
Ia menerangkan, selain untuk pelaksanaan upacara, lapangan di pakai siswa untuk kegiatan olahraga dan bermain. Dan menurutnya, agar anak dapat upacara dan bermain dengan layak. Pihaknya telah meminta bantuan dengan cara memasukan proposal untuk penimbunan lapangan tersebut, baik ke perusahaan maupun dinas terkait.
"Dengan perusahaan Petro Cina sudah memasukan proposal dan dengan PUPR sudah dimasukan juga namun tidak ada realisasinya juga. Di musrenbang sudah juga," ungkapnya.
"Lapangan upacara 20 x 20 meterlah, kalau bisa 50 x 50, Aku takut realisasinya tidak ada, sudah dua kali kesini percuma saja. Aku minta penimbunan saja untuk lapangan upacaranya," tambah Suhaimi.
Dirinya yang mulai menjabat sebagai Kepala SDN 167/X Pandan Jaya sejak tahun 2014 hingga kini juga mengatakan, jika ketika anak berada pada sekolah dasar, itu zamannya mereka bermain dan masa-masa tersebut tidak akan lagi terulang.
"Kalau anak SMP bisa kita atur, kalau anak SD mana mau Dia, lihat yang becek paling suka, selesai," bebernya.
"Kalau untuk bola kasti anak-anak tu, kalau memang dia kotor-kotoran emang suka nian. Laksanakan, kenapa pula payahnya," cetusnya.
Terkait hal itu, Kepala Bidang Sekolah Dasar (Kabid SD) Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Refli, ketika nusaperdana.com konfirmasi melalui pesan singkat Whatsapp, Sabtu, (29/2/2020) mengatakan terkait bangunan fisik sekolah yang sebagiannya belum sempat terbangun, pihaknya sangat perhatian.
Namun, sambung Refli, kemampuan anggaran APBD Kabupaten Tanjung Jabung Timur, DAK ataupun Revitalisasi masih mengacu pada skala prioritas terlebih dahulu.
"Misalnya ruang belar kurang atau rusak berat, mobiler, sanitasi, perpustakaan, rumah dinas guru dan seterusnyan. Lapangan upacara ataupun pagar tetap menjadi perhatian," katanya.
Selanjutnya Ia berharap dan berusaha agar pembangunan terkait fisik segera tuntas, sehingga proses pencapaian mutu pendidikan pada komponen tenaga (Kepsek, Guru,dan Pengawas) juga akan menjadi lebih fokus, khususnya di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
"Ucapan trimakasih terhadap media yang juga mengingatkan kami, mudah-mudahanan kita bangun negeri sepucuk nipah serumpun nibung ini dengan saling bersinergi dan tidak saling menyalahkan," pungkasnya. (ygo)


Berita Lainnya
Warga Resah Dengan Aktivitas Tertutup di Belakang Meja Biliar Yang Diduga Berkedok Judi
KLHK Limpahkan Pengaduan Aktivitas Galian C PT KKU di Sungai Jalau Kampar ke DLH Riau
Upaya Preventif Cegah Balap Liar Polres Bengkalis Gelar Balap Lari Ramadhan di Jalan Pertanian
Polsek Tempuling bersama Bhayangkari Gelar Kegiatan Berbagi Takjil Ramadhan 1447 H di Sungai Salak
Humanis dan Religius, Polsek Kawasan Pelabuhan Tembilahan Rangkul Warga Lewat Buka Puasa Bersama
Polsek Kawasan Pelabuhan Tembilahan Tebar Kebaikan di Ramadhan 1447 H, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat
Wabup Kampar Pimpin Safari Ramadhan di Gunung Sahilan, Bantuan Ratusan Juta Disalurkan
Kafe My Love di Tapung Disorot, Belum Kantongi PBG Desakan Penegakan Perda Menguat