Polsek Sabak Auh Gelar Turnamen Domino Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80
Hasil 400 Kg Jagung, Polsek Tembilahan Hulu Perkuat Lumbung Pangan Desa
Peduli Dampak Covid-19, IWARA Dan APR Bagikan Sembako ke Masyarakat Pangkalan Kerinci
Nusaperdana.com, Pelalawan - Perjuangan melawan Corona Virus Disease (COVID-19) masih berlangsung. Tak sedikit yang terdampak bahkan ada yang harus kehilangan mata pencaharian sehari-hari.
Menyikapi kondisi tersebut, sejumlah pihak sudah mulai melakukan penggalangan dana demi meringankan beban masyarakat yang terdampak secara ekonomi.
Salah satunya inisiatif dari Ikatan Wanita Riau Andalan (IWARA) dan sejumlah paguyuban di Riau Kompleks, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.
IWARA menggalang dana secara swadaya dari karyawan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), PT Asia Pacific Rayon (APR) dan unit bisnis lainnya. Dan berkoordinasi dengan Community Religious Affairs (CRA) RAPP.
Bantuan tersebut akan disalurkan berupa paket sembilan bahan pokok (sembako) kepada masyarakat pangkalan kerinci.
"Karena kita melihat situasi pandemi saat ini sangat memprihatinkan. Bahkan saudara-saudara kita banyak yang mengalami kesulitan terutama masalah ekonomi. Maka dari itu kami dari paguyuban dan IWARA, berkoordinasi dengan CRA RAPP, serta RT/ RW menggalang dana dari karyawan untuk disalurkan kepada masyarakat sekitar," ujar Ketua IWARA, Azrina, Kamis (9/4/2020) ketika ditemui saat pendistribusian bantuan.
Luar biasa kepeduliannya hanya dalam waktu singkat, total bantuan yang berhasil dikumpulkan mencapai lebih dari 400 paket setara dengan senilai lebih dari 50 juta rupiah.
Paket sembako tersebut diantarkan langsung ke rumah-rumah masyarakat yang dinilai sangat membutuhkan.
Nining, seorang warga Pangkalan Kerinci terlihat haru menyambut kedatangan tim peduli dampak COVID-19 yang datang ke rumahnya.
"Saya sudah hampir dua bulan ini tak lagi bekerja, sehingga kami kesulitan membayar kontrakan dan listrik, untung saja ada yang membantu kami untuk makan," ungkap Nining yang juga harus merawat sang suami terkena lumpuh sejak 15 tahun lalu.
Di pemukiman lainnya, Cornelius Barus, Ayah dua orang anak ini mengaku sudah tidak bekerja lagi. Ia dan istrinya harus berusaha keras mencari nafkah untuk menghidupi dua orang putri kecilnya. Demikian juga dengan Ningsih, janda tiga anak ini, terpaksa kehilangan mata pencaharian sebagai Asisten Rumah Tangga.
Koordinator CRA RAPP, Ishak mengatakan pihaknya sangat mendukung aksi solidaritas karyawan ini. Ishak mengaku upaya penggalangan dana masih terus dilakukan dan bantuan sudah disalurkan secara bertahap.
"Untuk tahap awal, kita langsung bergerak mendistribusikan bantuan sebanyak 250 paket dan akan terus bergerak ke desa-desa sekitar Kabupaten Pelalawan," pungkasnya. (Gom)


Berita Lainnya
Panen Raya Jagung di Sabak Auh, Polsek dan Kelompok Tani Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional
Polres Kampar Gelar Perkara Dugaan Pencurian Bibit Sawit, Polisi Libatkan BPN dan Ahli Pidana
HUT INI ke-118, Pengda INI Pekanbaru Gelar Pelatihan OSS dan KBLI 2025
Satres Narkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran Narkotika, Sita 5.707 Butir Ekstasi dan Sabu
Komitmen Dukung Swasembada Pangan, Polsek KSKP Tembilahan Manfaatkan Lahan Tidur untuk Budidaya Cabai Rawit
Dinilai Konsisten Berantas Narkoba, Kapolres Inhil dan Kasat Res Narkoba Raih Penghargaan dari GRANAT
Polsek Sabak Auh Gelar Turnamen Domino Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80
Bhabinkamtibmas Polsek Pelangiran Cek Perkembangan Tanaman Timun Warga di Inhil, Hasilnya Memuaskan