Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
Tokoh Masyarakat Kampar Apresiasi Polisi Tangkap Residivis Curat di Salo
Pelaksanaan Pelantikan Kades Terpilih di Kuansing Menuai Kritikan Kekecewaan
Nusaperdana.com, Kuantan Singingi - Pelaksanaan pelantikan Kepala Desa terpilih sebanyak 94 orang di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) yang dilaksanakan di setiap kecamatan, menuai kritikan kekecewaan oleh sujumlah kades terpilih itu sendiri.
Hal itu dikarenakan adanya iuran uang yang dibebankan kepada masing-masing kades terpilih, untuk biaya seremonial pelaksanaan pelantikan di setiap kecamatan.
Seperti yang diungkapkan kades terpilih yang tidak mau disebutkan namanya, ia mengatakan kepada wartawan, bahwa dirinya kecewa terkait pelaksanaan pelantikan yang dibebankan kepada dirinya.
"Sejujurnya tentu saya kecewa, pelantikan ini kan kita tau bahwa ini giat dari kabupaten tapi mengapa pembiayaannya dibebankan kepada kami (kades terpilih). Dari mana kami dapat uang? Kerja aja belum". Sebutnya.
Ia mengaku, biaya yang dibebankan kepada dirinya terpaksa dibayarkan karena mau tak mau ia harus melaksanakan pelantikan sesuai waktu yang sudah di jadwalkan.
"Mau tak mau bang, saya harus mencari uang sekian juta karena saya kan harus dilantik sebagai kades defenitif. Tidak hanya saya, teman-teman kades yang lain juga mau tak mau mencari uang untuk biaya pelantikan ini," cetusnya dengan nada kesal.
Kekecewaan yang sama diungkapkan juga salah seorang kades incumbant terpilih yang juga tidak mau disebutkan namanya, mengatakan, pelantikan kades terpilih dinilai mengecewakan dirinya. Pasalnya untuk memenuhi biaya tersebut ia harus mengeluarkan biaya dari kocek sendiri.
"Ya mau gimana lagi, terpaksa harus cari uang. Karena pelantikan ini harus tetap dilaksanakan. Suka tak suka ya terpaksa suka jadinya," tuturnya.
Hal yang senada juga diungkapkan kades terpilih lainnya yang juga tidak mau disebutkan namanya, ia mengaku sangat kecewa dengan Pemkab Kuansing dalam pelaksanaan pelantikan Kades terpilih. Sebab hal ini sebenarnya merupakan tanggung jawab dari Pemkab Kuansing.
"Jujur, saya memang tidak merasa keberatan atas biaya pelantikan yang di bebankan kepada saya. Akan tetapi saya kecewa, seharusnya biaya ini dapat kita gunakan untuk syukuran dengan masyarakat, dengan begitu niat syukuran saya dengan masyarakat desa terpaksa tidak dilaksanakan mengingat tidak ada biayanya lagi." Pungkasnya.
Wakil ketua LSM SULUH, Rusman ketika dimintai tanggapan terkait hal diatas mengatakan, seharusnya kegiatan pelantikan kades terpilih menjadi beban Pemkab Kuansing sepenuhnya. Tapi ini pembiayaan dibebankan kepada kades yang bersangkutan tentu memberatkan bagi mereka.
"Saya tak paham juga kenapa ini yang semestinya menjadi tanggungjawab kabupaten malah dibebankan ke mereka (kades) ya jelas ini memberatkan dong karena saya dengar masing-masing mereka dibebankan jutaan juga, keadaan sekarang duit segitu bukan sedik lho nilainya, saya harap kades yang dilantik itu bebesar hati menerima kenyataan," ujar Rusman.
"Ya sebenarnya kalaupun dibebankan kepada mereka, alangkah baiknya pelantikan ini dilaksanakan di satu tempat serentak sekaligus semuanya. Saya rasa kalau hal ini dilakukan lebih efisien dari anggaran dan efektif dari waktu.seharusnya pemkab dalam melaksanakan kegiatan apapun lebih memikirkan efisiennya," pungkas Rusman. (Imro)


Berita Lainnya
Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
Shaqilla Azzahra, Siswa SDN 001 Tembilahan Kota Terima Anugerah Award Internasional di IRFW 2026
FH Unilak Study Visit ke Kuala Lumpur, Mahasiswa Dibekali Wawasan Hukum Internasional
Bupati Kasmarni Kunjungi Desa Bantan Timur, Perkuat Pendidikan Ramah Anak dan Pemberdayaan Perempuan
Kapolres Bengkalis Tegaskan Tiga Oknum Yang Terlibat Pesta Narkoba di Bengkalis Terancam PTDH
Tokoh Masyarakat Kampar Apresiasi Polisi Tangkap Residivis Curat di Salo
Mediasi Pesantren Al Fauzan dan PKS PT SMK Belum Capai Kesepakatan
Satpol PP Kampar Bongkar Kedai Remang-remang di Bangkinang, 92 Botol Miras Disita