Pembangunan Jalan Tak Kunjung Terealisasi, Mahasiswa Uniks Demo ke Kantor DPRD dan Bupati Kuansing
Nusaperdana.com, Kuansing - Aliansi Mahasiswa Universitas Islam Kuantan Singingi (UNIKS) kembali turun ke jalan melakukan aksi demonstrasi menyampaikan beberapa tuntutan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuantan Singingi (Kuansing), Selasa (17/12/2019) pagi.
Masa yang lebih kurang 100 orang yang terdiri dari berbagai Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) Kampus UNIKS ini memulai aksi demonstrasi di Kantor DPRD Kabupaten Kuansing dan berakhir di Kantor Bupati Kuansing.
Ali Mustakim selaku Kordinator Lapangan (Korlap) dalam aksi ini mengatakan, Aliansi Mahasiswa Uniks yang turun aski hari ini untuk menyampaikan tuntutan kepada Pemkab Kuansing perihal perbaikan jalan yang ada di kampus Uniks.

"Kami mintak untuk DPRD untuk memproyeksikan pengaspalan jalan kampus Uniks mulai dari jalan masuk sampai ke gerbang Uniks. Kami berharap kepada seluruh anggota DPRD agar memprerioritaskan apa yang kami sampaikan hari ini, karena kampus Universitas Islam Kuantan Singingi merupakan simbol pendidikan yang ada di Kuansing ini," ujar Ali.
Sementara itu, Presiden Mahasiswa Universitas Islam Kuansing Boy Nopri Yarko Al Karen menyampaikan, tuntutan aksi yang dilakukan Aliansi Mahasiswa Uniks hari ini jelas sebagai mana tertera dalam undang-undang dasar 1945 tentang negara menjamin pendidikan atas warganegara nya.
"Namun fakta yang dilihat sampai saat ini kami tidak merasakan hal demikian, untuk akses jalan menuju kampus saja sangat mengkhawatirkan. Untuk itu kami mendesak DPRD Kabupaten Kuansing untuk segera mungkin memproyeksikan pengaspalan jalan dari simpang sampai gerbang utama," harap boy.
Sedangkan untuk persoalan gedung kampus Uniks baru yang sampai saat ini belum bisa digunakan, Boy meminta DPRD sebagai badan pengawasan untuk mendorong pemerintah Kabupaten Kuansing agar segera mungkin menyelesaikan permasalahan ini dan mencarikan solusi sehingga gedung yang megah itu dapat segera digunakan.
"Aksi kami hari ini dilakukan di dua titik, di DPRD dan Kantor Bupati, namun kami sangat menyayangkan sekali ketika kami aksi di Kantor Bupati tak ada satupun yang mau menjumpai kami sampai kami membubarkan diri," sesal Boy.**(imro)


Berita Lainnya
Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
BKAD Inhil Pastikan Dana Kelurahan Sudah Masuk Kasda, Insentif RT/RW Segera Cair
Diiringi Doa dan Rasa Hormat, AKP Irwanto Tanjung Tinggalkan Polsek Pulau Burung Menuju Jabatan Kabag Ops Polres Inhil
Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung Pipil Dukung Asta Cita di Siak
Polres Inhil Ungkap 102 Kasus Narkoba dalam Enam Bulan, 134 Tersangka Diamankan
Bea Cukai Tembilahan Musnahkan Barang Hasil Penindakan Senilai Rp4,65 Miliar
Polres Indragiri Hilir Gelar Anjangsana ke Kediaman Purnawirawan Polri dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
Polsek Kateman Gelar Peletakan Batu Pertama Program Bedah Rumah Dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke-80