Pemkab Gowa Prioritaskan Kartu Pra Kerja Bagi Tenaga PHK
Nusaperdana.com, Gowa Sulsel - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa memprioritaskan penerimaan Kartu Pra Kerja dari pemerintah pusat diberikan kepada tenaga kerja yang telah di PHK atau pemutusan hubungan kerja dan dirumahkan akibat pandemi virus corona atau Covid-19.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Gowa, Salehuddin mengatakan, pandemi Covid-19 ini memberikan dampak penurunan yang cukup besar pada pendapatan di sebuah perusahaan. Sehingga mau tidak mau pihak perusahaan akan melakukan pengurangan karyawan melalui PHK. Makanya agar tenaga yang di PHK ini tetap mendapat penghasilan selama dirumahkan, Kartu Pra Kerja ini diprioritaskan kepada yang terkena dampak.
Termasuk juga kepada para pekerja harian yang kehilangan penghasilan, dan para pengusaha mikro yang kehilangan pasar atau kehilangan omzet sebagai dampak Covid-19.
"Kami sementara mendata pekerja dan buruh yang di PHK dan dirumahkan untuk di prioritaskan mendapat kartu pra kerja," katanya dikonfirmasi, Minggu (12/4).
Ia menyebutkan, data sementara jumlah tenaga kerja yang dirumahkan oleh perusahaannya masing-masing sekitar 190 orang. Antara lain 49 orang dari PT. Gowa Discovery Park, 16 orang dari PT. Malino Higlands, 51 orang dari PT. Dewi Sri Resto dan Waterpark, 18 orang dari PT. Duta Makmur Bersama, 49 orang dari PT. Planet Beckham, 2 orang dari PT. Prima Jasa Celebes 2 orang
dan 5 orang dari PT. Lintas Karya Pratama.
Sedangkan jumlah tenaga kerja yang di PHK sekitar 33 orang, masing-masing 28 orang dari PT. Duta Makmur Bersama, 2 orang dari PT. Cakra Satya Internusa (CSI), 2 orang dari PT. Prima Jasa Celebes dan 1 orang dari
PT. Sukanda Djaya, 1 orang.
"Ini data sementara yang kita kirim ke pusat," terangnya.
Ia pun berharap, kepada seluruh masyarakat Kabupaten Gowa yang mengalami PHK atau dirumahkan oleh perusahaannya agar segera melaporkan dan menginformasikan kepada Disnakertrans Kabupaten Gowa agar dapat diakomodir dan dikoordinasikan sebagai calon penerima Kartu Pra Kerja.
Sementara, Kepala Unit Pengelola Teknis Balai Latihan Kerja (UPT BLK) Kabupaten Gowa Muchlis mengungkapkan, pendaftaran untuk penerimaan Kartu Pra Kerja secara online lewat email milik pemerintah pusat pada telah dibuka sejak Kamis, 9 April 2020 hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Kemudian, jika ada pendaftar yang akan melakukan pendaftaran via online dan mengalami server error maka bisa dilakukan melalui pendaftaran offline di Kantor Bursa Kerja Online (BKOL) Kabupaten Gowa atau di kantor pengambilan kartu kuning di Kantor Pemkab Gowa.
Adapun persyaratan bagi penerima Kartu Pra Kerja yakni warga negara Indonesia (WNI), usia minimal 18 tahun dan tidak sedang mengikuti pendidikan formal.
Muchlis mengatakan, program ini rencananya akan mengcover sekitar 5,6 juta orang, untuk kuota di Provinsi Sulawesi Selatan akan diberikan kepada 158.936 orang, baik formal maupun informal.
"Ketentuan kuota ini bersumber dari Rakor Menteri Tenaga Kerja dengan para Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi se-Indonesia beberapa waktu lalu," kata Muchlis.
Lanjutnya, salah satu tujuan dari Kartu Pra Kerja ini adalah untuk mengurangi jumlah pengangguran dan mencegah terjadinya pengangguran kembali.
"Paling penting juga Kartu Pra Kerja ini bertujuan untuk mendapatkan sertifikat kompetensi kerja," tutupnya. (JN/Azmy)


Berita Lainnya
Tak Sekadar Lari! Riau Bhayangkara Run 2026 Jadi Kampanye Besar Lawan Karhutla
Bupati Inhil Apresiasi 267 Pedagang Subuh Tegas Dukung Relokasi, Demi Perubahan Besar
Ketua MUI Inhil Apresiasi Kapolda Riau dan Kapolres Inhil, 557 Tersangka Narkoba Berhasil Diamankan
Bhabinkamtibmas Pantau Perkembangan Tanaman Jagung di Desa Teluk Bunian
Bupati Luncurkan Buku Profil Ulama Kharismatik Kabupaten Bengkalis Jilid II
Heboh di Tapung Hilir Belasan Pria Datangi Kebun Sawit dan Bawa Warga ke Polres Kampar Polisi Hadang di Tengah Jalan
Bupati Inhil Herman Tekankan Kesiapsiagaan Karhutla Hadapi Musim Kemarau 2026 di Inhil
Bupati Inhil Lepas Keberangkatan Jamaah Haji Menuju Tanah Suci