Pengerjaan Jembatan Gantung Tanjung Barulak Diduga Dikerjakan Asal Jadi Dan Tidak Selesai Tepat Waktu
NUSAPERDANA.COM, KAMPAR. Sangat disayangkan pengerjaan pembangunan jembatan gantung di Desa Tanjung Barulak Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar dikerjakan asal jadi. Proyek dengan anggaran yang cukup besar dengan anggaran 11 Milyar lebih bersumber dari dana APBD Kampar tahun 2023.
Tapi sayangnya, pengerjaan pembangunan jembatan lanjutan atau tahap 2 tersebut masih dikerjakan pada bulan Januari tahun 2024. Bahwa kontraktor tidak mampu menyelesaikan pekerjaan nya sesuai dengan kontrak kerja.
Menurut pantauan wartawan di lokasi proyek akhir Minggu kemaren, bahwa tukang masih bekerja pada tiang utama jembatan di daerah Tanjung Barulak. Mal tiang tengah nampak belum dibuka.
Salah seorang warga Tanjung Barulak yang tidak mau disebut namanya kepada wartawan, Kamis sore (18/1) dengan tegas mengatakan, anggaran yang cukup besar, tetapi pengerjaan jembatan gantung dikerjakan terburu - buru dan hasil nya kurang baik.
Diterangkan nya lebih lanjut, dikerjakan terburu - buru dan pekerjaan nya juga tidak selesai tahun 2023. Bulan Januari tahun 2024 ini jembatan tersebut masih dikerjakan. Setiap pekerjaan dikerjakan terburu - buru dan diduga dikerjakan asal jadi juga.


Berita Lainnya
Cegah Karhutla dan Konflik Tapal Batas, Polsek Sabak Auh-Siak Kecil Perkuat Koordinasi
RDP DPRD Inhil Bahas HGU 3.811,79 Hektare PT GHM, Kompensasi Warga Dibatalkan
Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Sabak Auh Siapkan 1,5 Hektare Lahan Jagung Pipil
Polres Inhil Gelar Konferensi Pers, Tegaskan Komitmen Berantas Perambahan Hutan dan Karhutla
Ratusan Mahasiswa dan Petani Kelapa Demo di Kantor Bupati Inhil, Desak Pemerintah Perjuangkan Harga Kelapa
Kapolsek Tambang Serahkan Bantuan Pupuk Pada Kelompok Tani Dalam Rangka Swasembada Pangan
Polres Inhil Ungkap Dua Kasus Karhutla dan Perambahan Hutan, Dua Tersangka Diamankan
Polantas Karib Hadir di Car Free Day, Satlantas Polres Inhil Kampanyekan Keselamatan Berlalu Lintas