Personil Koramil 04/Kuindra Monitoring Terhadap Lahan yang Masih Keluarkan Asap
Nusaperdana.com, Indragiri Hilir - Personil Koramil 04/Kuindra, Kodim 0314/Inhil, Serda Junaidi bersama beberapa orang Personil dari Polsek dan masyarakat mengecek lokasi titik api yang terpantau oleh Satelit Terra Aqua, Minggu (09/09/2019).
Kegiatan patroli dilakukan berdasarkan pantauan satelit Terra Aqua. Berdasarkan pantauan tersebut anggota patroli menuju ke arah titik hotspot yang mengarah ke Desa Tanjung Melayu, Kecamatan Kuindra, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).
Bersama-sama dengan masyarakat, Serda Junaidi menuturkan tindakan yang diambil dalam patroli tersebut ialah melakukan pendataan dan monitoring terhadap lahan yang masih mengeluarkan asap, mengumpulkan bahan keterangan (pulbaket) sehubungan dengan penyebab terjadinya kebakaran lahan tersebut.
Tidak hanya itu, Dikatakannya juga para pemilik lahan, memasang Police line, membuat embung sebagai bentuk antisipasi apabila titik api yang baru.
"Hambatan yang dihadapi, kondisi ke lokasi tergantung pasang surut air dan lokasi sumber air sedikit dan cukup jauh," ungkapnya
Terakhir Serda Junaidi menuturkan, Api sudah dapat di Padamkan dan selanjutnya Pihak Desa, Polsek Kuindra, Koramil 04 Kuindra dan masyarakat tetap melakukan pemantauan dan monitoring terhadap titik yang masih mengeluarkan asap.
Penulis: Jamrani


Berita Lainnya
Kapolsek Tambang Serahkan Bantuan Pupuk Pada Kelompok Tani Dalam Rangka Swasembada Pangan
Polres Inhil Ungkap Dua Kasus Karhutla dan Perambahan Hutan, Dua Tersangka Diamankan
Polantas Karib Hadir di Car Free Day, Satlantas Polres Inhil Kampanyekan Keselamatan Berlalu Lintas
Perempuan Bangsa Kepri Gelar Pengobatan Massal di Tanjung Uma, Komitmen Hadir di Tengah Warga
Dukung Asta Cita Presiden, Polsek KSKP Tembilahan Rawat Tanaman Jagung
Kejar Swasembada Pangan, Polisi Turun ke Kandang Sapi Inhil: Peternak Didorong Tingkatkan Produksi
Apel Gabungan Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026
Harga Kelapa Inhil Kian Melemah, Akademisi UNISI Bayu Fajar Susanto: Negara Harus Hadir Benahi Tata Niaga Petani