PLTU Tembilahan Gelar Seminar Bahaya Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Pelajar
Nusaperdana.com, Indragiri Hilir - PT PJB UBJOM Luar Jawa 2 PLTU Tembilahan menggelar Seminar Bahaya Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Pelajar, Sabtu (6/11/2021) pagi di aula Hotel Elite Tembilahan. Kegiatan seminar diikuti oleh sejumlah pelajar perwakilan Sekolah Menengah Atas se-derajat di sekitar kawasan Tembilahan.
Pelaksanaan seminar ini, PLTU Tembilahan juga menggandeng Satuan Reserse (Satres) Narkoba Kepolisian Resor Indragiri Hilir, Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Kabupaten Indragiri Hilir, Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (Apsai) dan PT PJB Services PLTU Tembilahan.
Turut hadir dalam seminar, Sekretaris Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia Kabupaten Indragiri Hilir, Suriansyah Masri, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir, Yuserdi. Bertindak sebagai narasumber, Kasat Resnarkoba Polres Inhil, Iptu Indra Mulyadi Lubis SE SH, Ketua DPC Granat Inhil, Zakaria dan Dokter Spesialis Jiwa, dr. Immanuel Wibawaningsih, Sp.KJ.
Menurut Manajer Unit PLTU Tembilahan, Wahyono, pelaksanaan seminar tentang bahaya penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar ini dilatarbelakangi oleh maraknya pemberitaan di media massa terkait peredaran narkoba di Kabupaten Indragiri Hilir beberapa waktu belakangan.
"Hal ini mungkin karena daerah kita berada di jalur terbuka, perbatasan wilayah provinsi yang berdekatan dengan akses antar negara. Ini tentunya mesti menjadi perhatian dan merupakan tanggung jawab kita semua, termasuk PLTU Tembilahan," tutur Wahyono dalam sambutannya.
Lebih lanjut, Wahyono mengungkapkan, seminar ini bertujuan untuk memberikan pemahaman perihal bahaya narkoba, khususnya di kalangan pelajar sebagai generasi muda yang cukup rentan dengan penyalahgunaan narkoba.
"Pelajar merupakan tulang punggung dari negara ini. Masa depan negara dipikul oleh para pelajar sebagai generasi penerus bangsa. Dari seminar ini, para pelajar akan diberikan pengetahuan dan pemahaman terkait dampak negatif penyalahgunaan narkoba, baik bagi kesehatan maupun lingkungan sekitarnya," jelas Wahyono.
Wahyono berharap, para pelajar sebagai peserta dapat mengikuti seminar yang dilaksanakan dengan seksama, sehingga dapat terhindar dari penyalahgunaan narkoba.
"Jangan sekali-kali mencoba menggunakan narkoba. Melalui seminar ini, cukup tahu saja jenis-jenisnya, bentuknya serta dampaknya. Semoga kita semua dapat terhindar dari penyalahgunaan narkoba. Selamat mengikuti seminar," pungkas Wahyono.
Sementara, Camat Tembilahan, Lukman Hakim mengatakan, narkoba berpotensi menghancurkan suatu bangsa. Untuk itu, Dia berharap, agar generasi muda dapat mewaspadai bahaya penyalahgunaan narkoba.
"Tidak perlu senjata untuk menghancurkan suatu bangsa. Cukup masukkan narkoba sebanyak-banyaknya. Maka, jauhi narkoba dimulai dari generasi muda," kata Lukman Hakim.
Adapun pelajar yang menjadi peserta Seminar Bahaya Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Pelajar berasal dari SMA Negeri 1 Tembilahan, SMA Negeri 2 Tembilahan, SMK Negeri 2 Tembilahan, SMA Muhammadiyah, SMK Farmasi dan MA PPTH.


Berita Lainnya
Di Wiliyah Bantan Sari Kabupaten Bengkalis Hutan Mangrove Seluas 3,4 Hektar Dibabat Untuk Usaha Tambak Udang
Galian C di Pulau Tinggi Ditutup, Ketua Komisi III DPRD Riau: Perusahaan Tak Hadir Saat RDP
Dishub Kampar Monitoring Lalu Lintas di Pasar Ramadan, Pastikan Arus Tetap Lancar
Komisi III DPRD Riau dan Pemprov Sidak Galian C PT KKU di Kampar, Sumur Warga Kering dan Sawah Terdampak
Ngopi Bareng Ketua IWO Riau, Mafirion Bahas Isu Strategis dan Janji Kawal Keluhan Warga
Mafirion Berbagi Kebahagiaan Ramadhan, 1.200 Anak Yatim dan Dhuafa Terima Santunan di Inhil dan Kuansing
Warga Resah Dengan Aktivitas Tertutup di Belakang Meja Biliar Yang Diduga Berkedok Judi
KLHK Limpahkan Pengaduan Aktivitas Galian C PT KKU di Sungai Jalau Kampar ke DLH Riau