Bupati Kasmarni Hadiri Pelantikan PC PMII Bengkalis
Bupati Bengkalis Terima Audiensi PGRI
Wabup Bengkalis Resmi Lepas Pawai Takbir Idul Adha 1447 H
Polsek Tambusai Utara Dukung Pengembangan Jagung Monokultur untuk Perkuat Swasembada Pangan Daer
Nusaperdana.com, Rokan Hulu- Kepolisian Sektor (Polsek) Tambusai Utara bersinergi terus melakukan pengembangan Lahan jagung pipil monokultur seluas 2 hektare upaya memperkuat swasembada pangan
di Desa Simpang Harapan, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu.Riau
Kegiatan yang mendapat pendampingan dari Polsek Tambusai Utara tersebut menjadi wujud sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan, Bhabinkamtibmas Desa Simpang Harapan, BRIPKA Asro Nugroho, melaksanakan pengecekan dan pemantauan lahan pertanian bersama petani setempat, Subaryadi, pada Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Kegiatan berlangsung di RT 05 RW 04 Dusun III Desa Simpang Harapan.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, lahan yang akan ditanami jagung pipil jenis monokultur tersebut masih berada dalam tahap persiapan. Petani saat ini tengah melakukan penyemprotan gulma dan pembersihan lahan yang selanjutnya akan dilanjutkan dengan proses pembajakan tanah sebagai tahapan awal sebelum masa tanam.
Penanaman jagung direncanakan dimulai pada Juni 2026 dengan menyesuaikan kondisi cuaca dan curah hujan agar pertumbuhan tanaman dapat berlangsung optimal dan menghasilkan produktivitas yang maksimal. Pengembangan jagung monokultur ini diharapkan mampu meningkatkan hasil panen, memperkuat pasokan komoditas pertanian daerah, serta mendukung kebutuhan pangan dan bahan baku pakan ternak.
Kapolsek Tambusai Utara, AKP Heri Yuliardi, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bagian dari dukungan terhadap program strategis pemerintah dalam mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan.
“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung program-program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Melalui pendampingan dan pemantauan yang berkelanjutan, kami berharap para petani semakin termotivasi untuk mengoptimalkan lahan produktif guna mendukung swasembada pangan daerah,” ujar Kapolsek.
Menurutnya, sinergi yang terjalin antara Polri, pemerintah desa, kelompok tani, dan masyarakat merupakan faktor penting dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian. Dengan kolaborasi yang kuat, berbagai potensi pertanian di wilayah Tambusai Utara dapat terus dikembangkan secara optimal dan berkelanjutan.
Selain berpotensi meningkatkan produksi jagung daerah, pengembangan lahan pertanian ini juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan petani serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan. Langkah tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dari tingkat desa hingga nasional.
Keberhasilan pengembangan jagung monokultur di Desa Simpang Harapan nantinya diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam memanfaatkan lahan produktif secara maksimal, sehingga mampu mendukung terwujudnya swasembada pangan daerah yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan.(Gs)


Berita Lainnya
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Digelar Serentak di Riau, Fokus pada 10 Sasaran Prioritas Pelanggaran Lalu Lintas
Jadi Sahabat Petani, Polsek Gas Pantau Cabai Rawit dan Sawi Milik Warga
Pemupukan Rutin Dongkrak Pertumbuhan Kacang Panjang di Desa Rotan Semelur
Pemkab Rohul Gelar Rapat Teknis Pemulangan Jamaah Haji 1447 H
Polsek Tandun Salurkan Bantuan Sosial melalui Program JALUR di Desa Puo Raya
Tanaman Cabai di Rotan Semelur Berkembang Baik, Bhabinkamtibmas Lakukan Monitoring Rutin
Dukung Asta Cita Presiden, Polsek KSKP Tembilahan Sulap Lahan Kosong Jadi Kebun Cabai Rawit
Polisi Pantau Budidaya Lele dan Mujair di Bagan Jaya, Pertumbuhan Bibit Dinilai Baik