Proyek Rp4,3 Miliar SMPN 6 Siak Hulu Dilaporkan ke Kejari Kampar, Dugaan Penyimpangan Disorot
NUSAPERDANA.COM, KAMPAR – Proyek pembangunan dan revitalisasi SMP Negeri 6 Siak Hulu dengan nilai anggaran Rp4,3 miliar resmi dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kampar. Laporan tersebut disampaikan Dewan Pimpinan Kabupaten Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (DPK-LPPNRI) Kabupaten Kampar usai melakukan investigasi lapangan.
Investigasi yang dilakukan pada 17 Februari 2026 itu menemukan sejumlah indikasi yang dinilai perlu ditelusuri aparat penegak hukum, mulai dari dugaan ketidaksesuaian pekerjaan hingga perbandingan harga material yang disebut tidak selaras dengan harga pasar.
Ketua LPPNRI Kampar, Daulat Panjaitan, mengatakan laporan dibuat sebagai bentuk kontrol publik terhadap penggunaan anggaran negara, khususnya di sektor pendidikan.
“Temuan di lapangan kami nilai perlu diuji melalui proses hukum agar semuanya jelas dan transparan. Kami menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum,” ujarnya, Kamis (19/2/2026).
Proyek tersebut meliputi pembangunan delapan ruang kelas baru, rehabilitasi delapan ruang kelas lama, pembangunan toilet, serta laboratorium sekolah. Berdasarkan hasil pemantauan, beberapa bagian pekerjaan disebut belum sepenuhnya sesuai dengan spesifikasi dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB), sehingga memunculkan dugaan adanya potensi penyimpangan.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada kesimpulan hukum terkait proyek tersebut. Penilaian akhir tetap menunggu hasil penyelidikan aparat berwenang.
LPPNRI berharap Kejari Kampar dapat menindaklanjuti laporan secara profesional dan terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat, mengingat proyek tersebut berkaitan langsung dengan fasilitas pendidikan bagi siswa.
Sementara itu, pihak sekolah maupun pelaksana proyek belum memberikan pernyataan resmi. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan guna menjaga prinsip keberimbangan informasi.
Kasus ini kini menjadi perhatian publik sebagai ujian transparansi pengelolaan anggaran pendidikan di daerah, sekaligus momentum memperkuat pengawasan penggunaan dana pemerintah.


Berita Lainnya
Tak Sekadar Lari! Riau Bhayangkara Run 2026 Jadi Kampanye Besar Lawan Karhutla
Bupati Inhil Apresiasi 267 Pedagang Subuh Tegas Dukung Relokasi, Demi Perubahan Besar
Ketua MUI Inhil Apresiasi Kapolda Riau dan Kapolres Inhil, 557 Tersangka Narkoba Berhasil Diamankan
Bhabinkamtibmas Pantau Perkembangan Tanaman Jagung di Desa Teluk Bunian
Bupati Luncurkan Buku Profil Ulama Kharismatik Kabupaten Bengkalis Jilid II
Heboh di Tapung Hilir Belasan Pria Datangi Kebun Sawit dan Bawa Warga ke Polres Kampar Polisi Hadang di Tengah Jalan
Bupati Inhil Herman Tekankan Kesiapsiagaan Karhutla Hadapi Musim Kemarau 2026 di Inhil
Bupati Inhil Lepas Keberangkatan Jamaah Haji Menuju Tanah Suci