Sampah Menumpuk di Jalan Lingkar, Cermin Kegagalan Bupati Kampar dalam Penataan Lingkungan
NUSAPERDANA.COM, KAMPAR – Kondisi memprihatinkan terlihat di Jalan Lingkar Kantor Bupati Kampar. Tumpukan sampah dan semak liar dibiarkan hingga menjalar ke badan jalan, bahkan hampir menyentuh garis putih di tengah jalan. Situasi ini memunculkan kritik keras dari masyarakat yang menilai hal tersebut sebagai bentuk kegagalan pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan dan tata kelola lingkungan.
Ironisnya, tumpukan sampah tersebut hanya berjarak sekitar 500 meter dari Kantor Bupati Kampar menuju arah Salo, Kecamatan Salo. Berdasarkan pantauan di lokasi pada Jumat (3/4/2026), kondisi ini bukanlah hal baru, melainkan sudah berlangsung lama tanpa penanganan serius dari instansi terkait.
Sejumlah warga menilai, pembiaran ini mencerminkan lemahnya kepemimpinan dan pengawasan dari Bupati Kampar terhadap kinerja organisasi perangkat daerah, khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
“Ini sangat memalukan. Lokasinya dekat sekali dengan kantor Bupati, tapi dibiarkan seperti ini. Seolah tidak ada perhatian sama sekali,” ujar Dendi, warga Bangkinang Kota.
Ia menegaskan, seharusnya persoalan ini bisa dengan mudah ditangani jika ada keseriusan dari pemerintah. DLH memiliki petugas kebersihan yang seharusnya rutin melakukan pembersihan di area strategis seperti jalan lingkar tersebut.
“Kalau memang mau, ini cepat selesai. Tapi yang terlihat justru pembiaran. Ini yang jadi pertanyaan besar bagi masyarakat,” tambahnya.
Hal senada juga disampaikan Ana, warga lainnya. Ia menilai kondisi tersebut menjadi tamparan keras bagi wajah ibu kota Kabupaten Kampar.
“Di pusat kota saja seperti ini, apalagi di daerah lain. Ini jelas menunjukkan lemahnya perhatian pemerintah. Jalan utama dekat kantor Bupati saja tidak terurus,” ujarnya.
Masyarakat berharap Bupati Kampar segera turun tangan dan tidak menutup mata terhadap kondisi tersebut. Pasalnya, persoalan kebersihan dan keindahan kota merupakan tanggung jawab utama pemerintah daerah.
Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan hanya mengganggu pengguna jalan, tetapi juga memperburuk citra pemerintahan Kabupaten Kampar di mata publik.


Berita Lainnya
Bupati Anton Percayakan Yusmar Plh Sekda kab Rohul
Disorot Anggaran Makan Minum Pemkab Kampar Tembus Rp20 Miliar, Bupati Dinilai Abaikan Instruksi Efisiensi
Dugaan Utang Ratusan Juta Seret Dua Oknum Polisi, Warga Lapor ke Propam Polda Riau
Polres Inhil Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Seorang Pengedar dengan Barang Bukti 6,19 Gram Sabu
Tim RAGA Polres Inhil Optimalkan Patroli Dialogis, Antisipasi Premanisme dan Geng Motor
Bupati Inhil Tekankan Transparansi dan Kesiapan OPD Hadapi Pemeriksaan Rinci LKPD 2025
Pemkab Rohul buka Rakor Penyaluran Bantuan Pangan ke Masyarakat
Bupati Rohul Lantik Pejabat Eselon, Posisi Sekda akan Ditunjuk PLH