Satu Diduga Positif Dimakamkan di Kabupaten Pangkep
Nusaperdana.com, Pangkep Sulsel - Terkait adanya diduga Covid-19 telah meninggal dunia yang akan dikebumikan di pekuburan Islam kampung Jawi-jawi Kelurahan Bone, Kecamatan Sigeri, Kabupaten Pangkep, Sulsel (16/5/2020).
Dalam pemakaman tidak ada penolakan warga setempat, namun kegiatan penggalian dilakukan TNI/ Polri, Satpol PP, serta terlihat juga Wakil Bupati Pangkep Shaban Sammana SH, memantau langsung dengan jarak jauh, dan tim lainnya.
Adapun korban meninggal Dunia diduga Covid -19, NS (54), yang dimakamkan langsung tim medis dengan menggunakan APD lengkap.
Dilansir istri korban melakukan Rapid test dua kali hasilnya Positif, sehingga masyarakat tidak berani turung langsung melakukan penggalian, dan persiapan pemakaman.
Kabag Ops Polres Pangkep, Kompol Andi Muh. zakir menjelaskan,"kami tim gugus tugas Kabupaten Pangkep terjung langsung melakukan pemakaman walaupun ada rintangan tadi lagi hujan jadi makanya untuk sementara dilakukan penundaan beberapa menit, alhamdulillah setelah selesai hujan kami sudah selesaikan galian,"jelas.
"Jenasah yang diduga Covid-19 tersebut meninggal dunia di Makassar Sulawesi selatan,"kata Andi Muh. Zakir.
Himbauan pemerintah agar menaati aturan pemerintah terutama jaga jarak, tidak keluar rumah kalau tidak berkepentingan, guna untuk memutus mata rantai Covid-19. (Amir)


Berita Lainnya
Komitmen Dukung Swasembada Pangan, Polsek KSKP Tembilahan Manfaatkan Lahan Tidur untuk Budidaya Cabai Rawit
Dinilai Konsisten Berantas Narkoba, Kapolres Inhil dan Kasat Res Narkoba Raih Penghargaan dari GRANAT
Polsek Sabak Auh Gelar Turnamen Domino Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80
Bhabinkamtibmas Polsek Pelangiran Cek Perkembangan Tanaman Timun Warga di Inhil, Hasilnya Memuaskan
Hanya 81 Ribu dari 400 Ribu Warga Kampar Bekerja, Ikhsan Desak DPRD Panggil Seluruh Perusahaan
Hasil 400 Kg Jagung, Polsek Tembilahan Hulu Perkuat Lumbung Pangan Desa
Polsek Sabak Auh Pantau Jagung Program Ketahanan Pangan, Panen Diperkirakan Sepekan Lagi
Ketua PW IWO Riau Ajak Media Nasional Kawal Sidang Gubernur Riau Nonaktif, Imbau Publik Tak Terprovokasi