Seorang PJ Kades Ditangkap Polisi
Selain Bayar Hutang, Dana Desa Rp 325 Juta yang Digelapkan Itu Juga untuk Keperluan Terbang ke Malaysia
Nusaperdana.com, Aceh Utara - Pj Kepala Desa Matang Ulim, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, IL (41) mengaku menggunakan dana desa untuk keperluan membayar utang pribadi dan sebagian digunakan untuk pergi ke Malaysia.
Pengakuan itu disampaikan di hadapan polisi di Mapolres Lhokseumawe, dalam konferensi pers, Minggu (23/2/2020).
“Saya gunakan bayar utang. Lalu saya lari ke Malaysia. Di sana saya gunakan juga buat keperluan selama di sana. Setelah uang habis baru saya pulang ke kampung,” kata IL, yang juga pegawai negeri sipil di Kantor Kesbangpol Lhokseumawe itu.
Dia mengaku khilaf menggunakan dana desa dan memalsukan tandatangan bendahara desa.
Total dana yang digunakan sebesar Rp 325.275.000.
“Saya menjabat Pj kepala desa hampir dua tahun. Dari 2017 hingga 2018. Itu sembari menunggu pemilihan kepala desa definitif,” katanya.
Setelah pulang kampung dari Malaysia, dia langsung ditangkap penyidik Polres Lhokseumawe.
Pria ini juga dijerat dengan UU Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman minimal empat tahun penjara, maksimal 20 tahun penjara.
Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe AKP Indra T Herlambang mengimbau seluruh kepala desa patuh pada regulasi penggunaan dana pembangunan desa.
“Dana itu untuk pembangunan desa, bukan untuk pribadi kepala desa,” ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, polisi menahan IL dan menetapkannya sebagai tersangka tindak pidana korupsi dana desa. Saat ini, IL ditahan di Mapolres Lhokseumawe.


Berita Lainnya
Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
Zumrotun Rayakan HUT Kampar Ke 76 dan HUT Gerindra Ke 18: Kampar di Hati, Kompak Bergerak Berdampak
Plt Kadis PUPR Kampar Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar, Tegaskan Komitmen Pembangunan Infrastruktur
Ketua STAI Auliaurrasyin Apresiasi Dukungan Polri di Bawah Kepemimpinan Presiden RI
Pengurus FPK Inhil Dukung Peran Polri di Bawah Kepemimpinan Presiden RI
Dispora Kampar Janji Tindak Lanjuti Dugaan Pungutan SPP di SMPN 4 Tapung Hulu
Pemuda Kampar Ajak Warga Desa Tolak KSO PT Agrinas, Tanah Sitaan PKH Harus Dikembalikan ke Rakyat
Pemuda di Tapung Hulu Dibegal 2 OTK, Motor dan HP Raib