STAIN Bengkalis Lakukan Seleksi Dosen ASN Kemenag Secara Profesional Dan Mandiri
Nusaperdana.com,Bengkalis--Dalam perekrutan tenaga dosen ASN Kementerian Agama (Kemanag) untuk ditempat di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bengkalis yang dilaksanakan beberapa waktu lalu, sudah dilakukan sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku.
"Ya, memang sempat ada tuduhan miring secara sepihak dan kita dituduh adanya mafia pendidikan terkait pelaksanaan seleksi calon dosen ASN Kemenag tidak steril di STAIN Bengkalis. Tentu ini sangat kita sayangkan, karena kita melakukan secara profesional dan transparan," tegas Ketua STAIN Bengkalis Dr H Abu Anwar MAg kepada Wartawan, Ahad (19/1/2025).
Ia menjelaskan, bahwa pada tanggal 28 Desember 2024 tahun lalu, telah dilakukan seleksi kompetensi bidang tambahan (SKBT) bagi pelamar CPNS yang berjumlah 8 orang, yang terdiri dari 3 orang calon Dosen Akuntansi, 2 orang calon Dosen Bahasa Arab, 1 orang calon Dosen PIAUD, 1 orang calon Dosen Bimbingan Konseling dan 1 orang calon Dosen Bahasa Indonesia.
Abu Anwar menjelaskan, pelaksanaan seleksi tersebut di atas sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh Kementerian Agama (Kemenag). Masing-masing peserta dijadwalkan sesuai alokasi waktu 30 menit praktik kerja sesuai kompetensi bidang yang dilamar dan 30 menit wawancara moderasi agama.
"Jadi tidak benar, jika dalam pelaksanaan seleksi tersebut diduga adanya mafia pendidikan dan tidak benar pula terjadi pengkondisian peserta," ujarnya.
Abu Anwar menjelaskan, bahwa para penguji dalam pelaksanaan seleksi kompetensi bidang tambahan melalui uji praktik kerja dan wawancara harus netral. Jadi tidak berdasarkan pesanan dan tidak boleh menanggapi intervensi dari pihak manapun baik dari peserta sendiri, keluarga peserta maupun pihak lain.
Menurutnya, para penguji melakukan penilaian berdasarkan kompetensi masing-masing calon, yang mengacu pada kisi-kisi jawaban yang ada. Hasil penilaian pelaksanaan ujian praktik kerja dan wawancara langsung melalui zoom dari titik lokasi (tilok) masing-masing pilihan peserta terupdate langsung pada sistem aplikasi skbcpns. kemenag.go.id.
"Jadi, sekali lagi kami sampaikan bahwa pelaksanaan uji kompetensi bidang tambahan tersebut, sudah sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan dan penilaian tersebut berdasarkan hasil praktik kerja dan wawancara masing-masing pelamar serta tidak ada pengkondisian dan intervensi dari pihak manapun," jelasnya.(Donni)


Berita Lainnya
RDP DPRD Inhil Bahas HGU 3.811,79 Hektare PT GHM, Kompensasi Warga Dibatalkan
Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Sabak Auh Siapkan 1,5 Hektare Lahan Jagung Pipil
Polres Inhil Gelar Konferensi Pers, Tegaskan Komitmen Berantas Perambahan Hutan dan Karhutla
Ratusan Mahasiswa dan Petani Kelapa Demo di Kantor Bupati Inhil, Desak Pemerintah Perjuangkan Harga Kelapa
Kapolsek Tambang Serahkan Bantuan Pupuk Pada Kelompok Tani Dalam Rangka Swasembada Pangan
Polres Inhil Ungkap Dua Kasus Karhutla dan Perambahan Hutan, Dua Tersangka Diamankan
Polantas Karib Hadir di Car Free Day, Satlantas Polres Inhil Kampanyekan Keselamatan Berlalu Lintas
Perempuan Bangsa Kepri Gelar Pengobatan Massal di Tanjung Uma, Komitmen Hadir di Tengah Warga