Waspada DBD, Puskesmas Tembilahan Hulu Penyuluhan Keliling 4M Plus ke Pasar Kayu Jati
Nusaperdana.com, Indragiri Hilir - Tenaga Kesehatan UPT Puskesmas Tembilahan Hulu melakukan penyuluhan 4 M Plus guna pencegahan penyebaran dan perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD).
Dengan mengunakan mobil penyuluhan keliling (Penyuling) tenaga kesehatan UPT Puskesmas Tembilahan Hulu menyasar titik-titik keramaian, yakni pasar Kayu Jati, Tembilahan Hulu.
Dalam himbauannya, tenaga kesehatan menyampikan kepada masyarakat untuk lebih meningkatkan upaya pencegahan dan penerapan 4 M Plus di kehidupan sehari-hari.
4M Plus, yaitu menguras tempat penampungan air minimal satu minggu sekali, mengubur barang bekas yang dapat menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk, menutup tempat penampungan air supaya tidak dijadikan tempat perindukan nyamuk, serta memantau jentik secara rutin.
Plus yang dimaksudkan adalah cara tambahan seperti menghindari gigitan dengan cara tidur mengunakan kelambu ataupun mengunakan pembasmi nyamuk.
Kepala Puskesmas Tembilahan Hulu, Hj Rosdinah, SSt, M. Kes mengungkapkan di pilihnya pasar Kayu Jati dalam penyuluhan keliling dikarenakan pasar merupakan pusat keramaian, sehingga apa yang disampikan lebih banyak didengar masyarakat.
"Karena pasar termasuk tempat yg ramai di kunjungi masyarakat jadi informasi yang disampaikan akan lebih banyak di dengar masyarakat," pungkasnya.(Advertorial/Dinkes Inhil)


Berita Lainnya
Wabup Kampar Pimpin Safari Ramadhan di Gunung Sahilan, Bantuan Ratusan Juta Disalurkan
Kafe My Love di Tapung Disorot, Belum Kantongi PBG Desakan Penegakan Perda Menguat
Diduga Hambat Kerja Pers, Dua Kepala SPPG di Tapung Hilir Disorot
Anggota DPRD Kampar Anasril Mengaku Diancam Demo oleh Kades Sungai Tonang, Polemik SPPG MBG Memanas
Polres Indragiri Hilir Berbagi Takjil Ramadhan di Panti Asuhan Puri Kasih Tembilahan
Aksi Sadis Kampak di Kampus UIN Suska Karena Cinta Bertepuk Sebelah Tangan
Dinsos Kampar Klarifikasi Hibah Rp700 Juta, Publik Soroti Ketimpangan Alokasi Anggaran
SPPG Diduga Milik Anggota DPRD Kampar Disorot, Warga Keluhkan Menu MBG hingga Distribusi Terlambat