4 Fraksi di DPRD Kampar Menyoroti Tunda Bayar 63 Milyar
Nusaperdana.com, Kampar, Kegiatan pembangunan tahun 2024 terjadi tunda bayar sebesar 63 Milyar dan sampai saat ini belum dibayar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar Provinsi Riau kepada pihak kontraktor.
Sebanyak 4 fraksi di DPRD Kampar angkat bicara terkait tunda bayar didalam rapat Paripurna dengan agenda pandangan umum fraksi – fraksi DPRD Kampar terhadap LKPj Bupati Kampar tahun 2024, Rabu siang (9/4/2025). Ke 4 fraksi tersebut terdiri – dari, fraksi Gerindra, fraksi Golkar, fraksi PKB dan fraksi PPP/PKS.
Juru bicara fraksi Gerindra, M Panji Gusti Pengestu didalam rapat Paripurna mengatakan, Pemkab Kampar segera mungkin membayar tunda bayar,
Fraksi Golkar juga meminta kepada Pemkab Kampar untuk segera membayar tunda bayar pada tahun 2024. “Kami dari Fraksi Golkar meminta kepada Pemkab Kampar untuk segera membayar tunda bayar pada tahun 2024,” kata juru bicara fraksi Golkar.
Tunda bayar tersebut menyangkut banyak orang dan harus dibayar oleh Pemkab Kampar, terangnya.
Jihad Aqsha juru bicara fraksi PKB juga mengatakan, permasalahan tunda bayar harus dibayar dan sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Bupati Kampar untuk membayar tunda bayar sebesar 63 Milyar.
Fraksi PPP/PKS yang disampaikan oleh Hedri didalam rapat Paripurna mengatakan, permasalahan tunda bayar yang harus segera dibayar


Berita Lainnya
Ketua DPRD Kampar Ahmad Taridi Ucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H
Safari Ramadan PHR di Duri : Apresiasi Wartawan Pererat Silaturahmi dan Santuni Anak Yatim Keluarga Jurnalis
Hangatnya Ramadan, PWI Bengkalis Berbagi Takjil dan Pererat Silaturahmi dengan Buka Puasa Bersama
Pemkab Rohul Safari Ramadhan di Mesjid AL-FALAH Desa kembang damai berlangsung meriah dan damai
Lapas pasir pengaraian ikuti Rapat persiapan pan idul Fitri bersama Kakanril Ditjenpas Riau.
TPP ASN Inhil Dua Bulan Cair, THR Segera Menyusul Tunggu Perbup
Wabup Rohul Pimpin Pemusnahan Barang Bukti Hasil Penegakan Perda Tahun 2025
Safari Ramadan Ke-5: Sekda Rohul Jemput Langsung Aspirasi Warga Kepenuhan Hulu