Ajakan Bupati Inhil Salat Jumat Berjamaah Menuai Kontroversi di Instagram
Nusaperdana.com, Indragiri Hilir - Ajakan Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan terhadap warganya untuk salat Jumat berjamaah di masjid menuai kontroversi di media sosial Instagram.
Pasalnya, ajak tersebut dilontarkan Bupati di tengah imbauan pemerintah pusat untuk melaksanakan ibadah salat di rumah dalam situasi wabah corona.

Beragam komentar bermunculan sesaat setelah akun Instagram Indozone.id mempublikasikan postingan yang memuat ajakan Bupati Indragiri Hilir terhadap warganya untuk salat Jumat di Masjid.
Di dalam postingan yang telah di Like lebih dari 33 ribu pengguna itu, dikatakan bahwa Pemerintah setempat tidak pernah melarang salat di Masjid.
Bahkan, dalam postingan itu disebutkan, bahwa pemerintah setempat menganjurkan warga untuk menunaikan salat Jumat ke Masjid.
Postingan ini menjadi ramai dibicarakan, sampai saat ini tercatat telah ada 722 komentar netizen, baik komentar yang positif maupun komentar miring.
Seperti yang dituliskan akun @alfathur.rafli. Akun ini menilai, bahwa benar Masjid merupakan tempat yang bersih. Namun, Dia meragukan kebersihan orang yang masuk ke Masjid itu.
Senada, akun @meqykerbau juga meragukan kesucian orang yang salat di sana.
Sementara, akun @informasi_corona mempertanyakan, bagaimana jika ajakan Bupati Inhil menimbulkan banyak mudharat, ketika tanpa sadar ada jemaah yang terkena corona.
Yang lebih menarik, komentar yang berasal dari akun @reii_y, yang mana akun ini mengatakan bahwa Bupati Inhil terlalu meremehkan virus corona.

Kendati mendapat kritikan bahkan sindiran, terdapat pula akun yang mencoba untuk membela ajakan Bupati Inhil, seperti halnya yang datang dari akun @nandkhasan yang menyebut bahwa di Riau baru 1 orang yang terdeteksi positif corona dan itu juga berada di Pekanbaru yang jaraknya cukup jauh dari Kabupaten Indragiri Hilir. Disamping itu, Dia juga menuliskan bahwa salat di Masjid merupakan bentuk Ikhtiar agar terhindar dari wabah virus Corona.



Berita Lainnya
Di Wiliyah Bantan Sari Kabupaten Bengkalis Hutan Mangrove Seluas 3,4 Hektar Dibabat Untuk Usaha Tambak Udang
Galian C di Pulau Tinggi Ditutup, Ketua Komisi III DPRD Riau: Perusahaan Tak Hadir Saat RDP
Dishub Kampar Monitoring Lalu Lintas di Pasar Ramadan, Pastikan Arus Tetap Lancar
Komisi III DPRD Riau dan Pemprov Sidak Galian C PT KKU di Kampar, Sumur Warga Kering dan Sawah Terdampak
Ngopi Bareng Ketua IWO Riau, Mafirion Bahas Isu Strategis dan Janji Kawal Keluhan Warga
Mafirion Berbagi Kebahagiaan Ramadhan, 1.200 Anak Yatim dan Dhuafa Terima Santunan di Inhil dan Kuansing
Warga Resah Dengan Aktivitas Tertutup di Belakang Meja Biliar Yang Diduga Berkedok Judi
KLHK Limpahkan Pengaduan Aktivitas Galian C PT KKU di Sungai Jalau Kampar ke DLH Riau