Diberikan 3 Tahap
Anggaran Pilkada Serentak Ditambah Rp4,77 Triliun
Nusaperdana.com, Jakarta - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan memberikan tambahan anggaran untuk penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, pemerintah akan memberikan tambahan anggaran sejumlah yang diajukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI yang sebesar Rp4,77 triliun.
"Ini surat tertanggal 9 Juni. Jadi, baru semalam kami terima dan langsung kami lakukan rapat di internal Kemenkeu maupun dengan Kemendagri," ujarnya dalam rapat virtual, Kamis (11/6).
Sri Mulyani menjelaskan, dana yang sebesar Rp4,77 triliun tersebut nantinya akan diberikan dalam tiga tahap.
Pertama sebesar Rp1,02 triliun, kedua sebesar Rp3,29 triliun, dan ketiga sebesar Rp460 miliar.
Kemenkeu akan terus mengevaluasi dana sesuai dengan kebutuhan Pilkada Serentak 2020 dan akan terus mengawal penggunaannya.
"Kami akan berikan sambil terus lakukan pemeriksaan dokumen yang masuk ke kami," tutur Sri Mulyani.
Sri Mulyani menambahkan, pemberian dana tambahan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah untuk memberikan kepastian pada berjalannya proses Pilkada Serentak 2020.
"Kami akan diberikan kepastian supaya proses Pilkada sudah bisa dilakukan. Kami tetap bekerja dan melihat basis perhitungan yang diajukan," pungkasnya.


Berita Lainnya
Warga Binaan Rutan Medan Buka Puasa Bersama Keluarga. 1.543 orang berkumpul di Safari Ramadhan Penuh Makna
Rutan Medan Tancap Gas Atasi Overkapasitas, 85 Napi Tipikor Dipindahkan Selama 2025 - 2026
Pers di Persimpangan AI: Menkomdigi Tegaskan Etika sebagai Nafas Demokrasi
Patisipasi Dalam HPN 2026 di Banten PWI Bengkalis Ikuti Jalan Sehat
Sambut HPN dan Piala Dunia 2026, PWI Main Bola Bareng ANTARA, TVRI, dan RRI
Ketua PWI Bengkalis Adi Putra Ikuti Retret Kebangsaan Kemenhan RI, Perkuat Peran Pers sebagai Kader Bela Negara
Retret PWI Masuki Hari Kedua, Disiplin dan Integritas Jadi Penekanan
Rangkaian HPN 2026, PWI dan Kemenhan Gelar Retret Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan