Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
Tokoh Masyarakat Kampar Apresiasi Polisi Tangkap Residivis Curat di Salo
Batik Siak Tak Kalah dengan Pulau Jawa
Nusaperdana.com,Semarang--Staf Khusus Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (MenPPPA), Samuel Wattimena mengaku hasil kerajinan batik Kabupaten Siak tidak kalah dengan di Pulau Jawa.
Menurutnya, sebagai daerah pemula yang membuat batik, Siak terbilang sukses dengan hasil yang diperlihatkan pada pameran dan bazar UMKM serta galeri industri kreatif di acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-X Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) di Kawasan Kota Lama atau Little Netherland, Kota Semarang, Jawa Tengah.
"Saya menilai, batik khas Siak sangat bagus. Apalagi kita ketahui, Siak bukan pengerajin batik pada dasarnya. Tapi tenun dan songket. Namun melihat dari hasil yang dipamerkan, hasil batik-nya luar biasa," kata Samuel, Selasa (22/8).
Untuk itu perancang busana legendaris Indonesia ini meminta agar Siak terus mengembangkan batik asli daerahnya.
"Sekarang ini tergantung pemerintah daerah. Mau sampaimana hasil karyanya ini dikembangkan. Tapi menurut saya, memang harus dikembangkan ke arah lebih bagus lagi," ujarnya.
Terpisah, Ketua Dekranasda Siak, Rasyidah Alfedri mengatakan, tenun dan batik yang dipamerkan pada acara JKPI tahun ini merupakan hasil buah tangan pengerajin Kecamatan Sungai Apit.
"Alhamdulillah, semua kecamatan sudah punya ciri khas atau motif sendiri untuk batik. Contohnya di Kecamatan Dayun, punya batik motif semangka. Rata-rata pengerajin batik dan tenun di Siak dilatih oleh Dekranasda Siak," kata istri Bupati Siak ini.
Bupati Siak Alfedri juga tidak menampik bahwa batik Siak masih tahap berkembang. Kendati begitu, ayah satu ini optimis batik asal Siak akan menjadi produk UMKM yang bisa dipasarkan hingga keluar daerah.
"Keyakinan ini bukan tanpa dasar. Sebab pemerintah daerah dan Dekranasda kerap melakukan pelatihan untuk pengerajin batik ditiap kecamatan. Begitu pula dengan tenun, dukungan dari Dekranasda juga sangat baik. Sebab, setiap kecamatan sudah diberikan mesin pengerajin tenun," pungkasnya.(Donni/Humas Pemkab)


Berita Lainnya
Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
FH Unilak Study Visit ke Kuala Lumpur, Mahasiswa Dibekali Wawasan Hukum Internasional
Bupati Kasmarni Kunjungi Desa Bantan Timur, Perkuat Pendidikan Ramah Anak dan Pemberdayaan Perempuan
Kapolres Bengkalis Tegaskan Tiga Oknum Yang Terlibat Pesta Narkoba di Bengkalis Terancam PTDH
Tokoh Masyarakat Kampar Apresiasi Polisi Tangkap Residivis Curat di Salo
Mediasi Pesantren Al Fauzan dan PKS PT SMK Belum Capai Kesepakatan
Satpol PP Kampar Bongkar Kedai Remang-remang di Bangkinang, 92 Botol Miras Disita
Inspektorat Kampar Akui Temuan Keuangan Desa Pulau Terap, Tapi Bungkam Soal Kerugian Negara