Bupati Inhil Hadiri PEDA KTNA Ke-XVI TH 2019 Tingkat Provinsi Riau
Nusaperdana.com, Indragiri Hilir - Pekan Daerah (PEDA) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Ke-XIV TH 2019 tingkat Provinsi Riau yang dipusatkan di Desa Bumi Mulya Kecamatan Logas Tanah Darat Kabupaten Kuantan Singingi, dihadiri Bupati Inhil, HM Wardan bersama Ketua TP PKK Hi.Zulaikhah Wardan, S.Sos ME, dan beberapa Pejabat Eselon dilingkungan Pemkab Inhil dan Ketua KTNA Inhil HM.Yusuf Said, Minggu (6/10/2019). PEDA KTNA Ke-XIV TH 2019 tingkat Provinsi Riau dibuka lansung Gubernur Riau Drs.H.Syamsuar, M.Si turut juga dihadiri, Kepala Pusat Penerangan Kementrian Pertanian RI, Pejabat Eselon dilingkungan Pemerintah Provinsi Riau, ketua Umum KTNA Nasional, Ketua KTNA Provinsi Riau, Pimpinan DPRD Provinsi Riau dan Ketua DPRD Kabupaten Kuansing.
PEDA KTNA Ke-XVI TH 2019 Tingkat Provinsi Riau mengangkat Tema "Menuju Petani yang Unggul, Mandiri, berdaya saing berbasis Teknologi" yang diikuti Kabupaten/Kota Se-Provinsi Riau sebanyak 600 orang peserta. Sedangkan, Kabupaten Indragiri Hilir mengutus sebanyak 36 orang KTNA yang dilaksanakan dari tanggal 6 -11 Oktober 2019.
Ketua Umum KTNA Provinsi Riau PEDA ini dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini merupakan pertemuan para kontak tani dari seluruh Kabupaten/Kota Se-Provinsi Riau dan juga terjadi transaksi disamping itu juga terjalinnya silaturahmi antara sesama petani dari seluruh Kabupaten/Kota Se-Provinsi Riau.


Berita Lainnya
Di Momen Perpisahan, AKP Anra Nosa Titip Program Magrib Mengaji dan Budaya Membaca Al-Qur'an
PBH PERADI Pekanbaru Soroti Mandeknya Sengketa Eks Karyawan RS Syafira, Desak Disnaker Bertindak Tegas
Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
Polsek KSKP Dampingi Petani Perkuat Swasembada Pangan
BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
PBH PERADI Minta Kapolda Riau Turun Tangan Usut Dugaan Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau
Polsek Sabak Auh Kawal Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
Sungai Koto Kampar Hulu Diduga Tercemar, DLH Kampar Ambil Sampel Air: Hasil Lab Ditunggu 14 Hari