Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
Tokoh Masyarakat Kampar Apresiasi Polisi Tangkap Residivis Curat di Salo
Bupati Kuansing Ikuti Webinar Menuju Era Baru Rimbang Baling menuju Taman Nasional
Nusaperdana.com, Kuansing - Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Drs.H. Mursini, M.SI saat mengikuti kegiatan Webinar Menuju Era Baru Rimbang Baling menuju Taman Nasional yang diadakan di Ruang Tanah Merah Labersa Hotel Siak Hulu, Kamis (16/07).
acara Webinar tersebut dipandu oleh Andini Effendi, Webinar ini langsung dipimpin oleh Gubernur Riau Drs.H. Syamsuar. M.Si dan partisipasi oleh Anggota DPR RI H. Syahrul Aidi Maazat, Anggota DPD RI Edwin Pratama Putra. Dirjen KSDAE Kementrian LHK RI. Ka Balai Besar KSDA Riau Suharyono S..,M.SI.,M.Hum.
Dalam kesempatan kegiatan Webinar tersebut Gubernur Riau menyatakan bahwa Gubernur dan Bupati Bekerja bagaimana peningkatan ekonomi masyarakat di tengah New Normal.
Selanjutnya kami sangat mendukung Rimbang Baling menjadi Taman Nasional ini akan dapat membangkitkan Ekonomi Masyarakat setempat, dan tak kalah penting adalah kebijakan dari Kementerian Lingkungan Hidup untuk meningkatkan status SM Rimbang Baling ujar gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi.
Adapun Sm Bukit Rimbang berada di dua kabupaten yaitu kabuoaten Kampar dan Kab Kuantan Singingi yang luasnya kurang lebih 141.226.25 HA ,sementara yang berada di kabupaten kuansing kurang lebih 35-40% dari julah diantas,
Dalam permasalahan kawasan Konservasi SM Bukit Rimbang di kabupaten kuantan singingi adalah perambahan hutan dan alih fungsi lahan, perburuan dan perdagangan satwa liar dilindungi serta banyaknya ases jalan darat menuju kawasan Bukit Rimbang baling di kab kuansing dan ada perlunya komitken atau kesepakatan bersama untuk melestarikan Bukit Rimbang Balingoleh semua pihak,penegak hukum yang tegas terhadap pelaku perambahan hutan dan alih fungsi lahan serta bersama-sama melakukan pengawasan terhadap perburuan dan kual heli satwa yabg dilindungi,dan menyusun kebijakan pengelola kawasan konservasi yang dapat memberikan kontribusi kearifan Lokal dibidang lingkungan hidup.
Terakhir hutan konservasi juga dapat dimanfaatkan sebagai tujuan penelitian, pendidikan, dan juga mendorong potensi wisata dalam mengelola dengan cara kemitraan tutupnya. (imro)


Berita Lainnya
Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
Shaqilla Azzahra, Siswa SDN 001 Tembilahan Kota Terima Anugerah Award Internasional di IRFW 2026
FH Unilak Study Visit ke Kuala Lumpur, Mahasiswa Dibekali Wawasan Hukum Internasional
Bupati Kasmarni Kunjungi Desa Bantan Timur, Perkuat Pendidikan Ramah Anak dan Pemberdayaan Perempuan
Kapolres Bengkalis Tegaskan Tiga Oknum Yang Terlibat Pesta Narkoba di Bengkalis Terancam PTDH
Tokoh Masyarakat Kampar Apresiasi Polisi Tangkap Residivis Curat di Salo
Mediasi Pesantren Al Fauzan dan PKS PT SMK Belum Capai Kesepakatan
Satpol PP Kampar Bongkar Kedai Remang-remang di Bangkinang, 92 Botol Miras Disita