Bupati Tegal Ingatkan Berbagai Godaan Menjadi Pemimpin

Nusaperdana.com, Slawi - Godaan terbesar seorang pemimpin adalah fulus atau uang, jual beli jabatan, pembebasan administrasi yang tidak resmi kepada warganya, mark up harga pembelian barang dan jasa hingga penerimaan fee proyek dari rekanan.
Hal itu disampaikan Bupati Tegal Umi Azizah dalam sambutannya pada acara Pelantikan Kepala Desa Terpilih hasil Pilkades Serentak Gelombang III, di Pendopo Amangkurat, Rabu (5/2/2020).
"Saya minta integritas harus di nomersatukan, termasuk tidak memikirkan mengembalikan uang yang dipergunakan selama masa kampanye pencalonan kades kemarin. Karena yang seperti ini, apalagi yang habisnya banyak sudah barang tentu akan menjadi obyek sorotan aparat pengawas internal pemerintah," tegas Bupati.
Bupati menandaskan, bahwa kewenangan, hak dan kewajiban kades mulai berlaku sejak dilantik. Sehingga jika ada produk hukum, ada kebijakan atau ada dokumen lain yang ditandatangani kades sebelum dilantik, maka itu tidak sah secara hukum.
"Kalau ada yang memaksakan diri, silahkan laporkan. Saya akan menertibkannya," serunya.
Bupati juga menyampaikan bahwa kehadiran kedes sebagai leader atau pemimpin desa tentu juga akan menghadirkan warna perubahan yang positif bagi desanya. Caranya dengan memastikan pelayanan berjalan baik dengan dukungan kebijakan publik yang unggul.
Sejalan dengan hal itu, Bupati minta perkuat jejaring dengan lembaga, mitra karang taruna dengan menempatkan pemuda sebagai motor penggerak pembangunan desa.
"Bangun komunikasi dan kerjasama yang baik dengan berbagai pihak terutama forkopimcam," pungkasnya. (MA)
Berita Lainnya
Polsek Tapung Hulu Ungkap Kasus Pencurian Kabel Reda Milik Pertamina Hulu Energi
Demo Pro-Demokrasi Hongkong Ricuh Diwarnai Aksi Bakar Bendera China
Gesa Keberadaan BNNK, Bupati Inhil Datangi BNN Pusat
Salurkan Bantuan, Marlis Syarif Berharap Menjadi Motivasi bagi Para ASN
Ini Kata Kadiskominfo Soal Terciduknya Dugaan Walpri Gubernur Kepri Karena Narkoba
Ledakan Investasi Tahun 2022, Kabupaten Inhil Duduki Peringkat 2 Setelah Kampar
Anak Kandung Tusuk Ibu Sendiri hingga Kritis, Pelaku Diduga Memakai Narkoba
Untuk Menangani Covid-19, Pemkab Pelalawan Kucurkan Dana Sebesar Rp 63 M