Dapat Santunan Dari DKMB Arafah, Ratusan Anak Yatim Sumringah
Nusaperdana.com,Mandau - Ratusan Anak yatim sumringah mendapatkan santunan uang tunai dari Dewan Kemakmuran Masjid Besar (DKMB) Arafah. Senin (25/04) siang.
Santunan yang diberikan ini adalah hasil infaq dari para jamaah Masjid Besar Arafah yang dikelola oleh DKMB Arafah untuk 280 anak yatim khususnya lingkungan Masjid besar Arafah.
Santunan diberikan langsung oleh Ketua DKMB Arafah Riki Rihardi kepada masing-masing anak yatim sebesar Rp 500.000 untuk kelahir 2007 keatas atau maksimal yang saat ini sekolah kelas 3 SMP.

"Alhamdulillah, kita patut bersyukur kepada Allah SWT, dihari yang berbahagia ini, DKMB Arafah dapat berkumpul di Masjid Besar Arafah dalam rangka menyantuni anak yatim yang ada di lingkungan Masjid Besar Arafah ataupun yang di Kecamatan Mandau," ucap Ketua DKMB Arafah Riki Rihardi.
Ketua DKMB Arafah dan juga Camat Mandau ini, mengungkapkan harapannya agar santunan yang diberikan dapat membantu anak yatim di Kecamatan Mandau dan dipergunakan dengan baik dalam menyambut Idul Fitri 1443 H.
"Kita berharap Jemaah Masjid Besar Arafah dan juga masyarakat Kecamatan Mandau diberikan kesehatan, keselamatan dan kesejahteraan agar dapat terus berinfaq ataupun bersedekah untuk anak yatim. Setiap kebaikan akan kembali kediri kita sendiri," ujar Riki.**


Berita Lainnya
Bupati Inhil Herman Tekankan Kesiapsiagaan Karhutla Hadapi Musim Kemarau 2026 di Inhil
Bupati Inhil Lepas Keberangkatan Jamaah Haji Menuju Tanah Suci
Bupati Herman Atensi Pembangunan Pasar Yos Sudarso yang Sudah Terlihat Tua, Kumuh, dan Memprihatinkan
Bupati Inhil Herman Lepas 307 JCH Kloter 7 di Masjid Agung Al-Huda Tembilahan, Suasana Haru Iringi Keberangkatan
Bupati Inhil, Herman Buka MUSKAB VII PWRI Inhil, Tekankan Sinergi Pensiunan untuk Wujudkan Inhil Hebat
DPRD Kampar Diminta Beri Penjelasan Soal Dana Hibah 2026, Ini Poin yang Dipertanyakan
Paripurna LKPj 2025 Rampung, DPRD Kampar Tegaskan Komitmen Pengawasan dan Perbaikan Kinerja Pemda
Karaoke di Tapung Disorot, Izin Belum Tuntas Tapi Diduga Sudah Beroperasi