Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
Tokoh Masyarakat Kampar Apresiasi Polisi Tangkap Residivis Curat di Salo
Dapat Santunan Dari DKMB Arafah, Ratusan Anak Yatim Sumringah
Nusaperdana.com,Mandau - Ratusan Anak yatim sumringah mendapatkan santunan uang tunai dari Dewan Kemakmuran Masjid Besar (DKMB) Arafah. Senin (25/04) siang.
Santunan yang diberikan ini adalah hasil infaq dari para jamaah Masjid Besar Arafah yang dikelola oleh DKMB Arafah untuk 280 anak yatim khususnya lingkungan Masjid besar Arafah.
Santunan diberikan langsung oleh Ketua DKMB Arafah Riki Rihardi kepada masing-masing anak yatim sebesar Rp 500.000 untuk kelahir 2007 keatas atau maksimal yang saat ini sekolah kelas 3 SMP.

"Alhamdulillah, kita patut bersyukur kepada Allah SWT, dihari yang berbahagia ini, DKMB Arafah dapat berkumpul di Masjid Besar Arafah dalam rangka menyantuni anak yatim yang ada di lingkungan Masjid Besar Arafah ataupun yang di Kecamatan Mandau," ucap Ketua DKMB Arafah Riki Rihardi.
Ketua DKMB Arafah dan juga Camat Mandau ini, mengungkapkan harapannya agar santunan yang diberikan dapat membantu anak yatim di Kecamatan Mandau dan dipergunakan dengan baik dalam menyambut Idul Fitri 1443 H.
"Kita berharap Jemaah Masjid Besar Arafah dan juga masyarakat Kecamatan Mandau diberikan kesehatan, keselamatan dan kesejahteraan agar dapat terus berinfaq ataupun bersedekah untuk anak yatim. Setiap kebaikan akan kembali kediri kita sendiri," ujar Riki.**


Berita Lainnya
Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
FH Unilak Study Visit ke Kuala Lumpur, Mahasiswa Dibekali Wawasan Hukum Internasional
Bupati Kasmarni Kunjungi Desa Bantan Timur, Perkuat Pendidikan Ramah Anak dan Pemberdayaan Perempuan
Kapolres Bengkalis Tegaskan Tiga Oknum Yang Terlibat Pesta Narkoba di Bengkalis Terancam PTDH
Tokoh Masyarakat Kampar Apresiasi Polisi Tangkap Residivis Curat di Salo
Mediasi Pesantren Al Fauzan dan PKS PT SMK Belum Capai Kesepakatan
Satpol PP Kampar Bongkar Kedai Remang-remang di Bangkinang, 92 Botol Miras Disita
Inspektorat Kampar Akui Temuan Keuangan Desa Pulau Terap, Tapi Bungkam Soal Kerugian Negara