Dewi Aryani: Heboh V.C, Pemerintah Harus Buat Pernyataan Resmi
Nusaperdana.com - Saat ini dunia sedang di hebohkan dengan pemberitaan soal virus corona. Bahkan beberapa media telah melansir berita dengan berbagai sudut pandang yang berbeda, termasuk soal isu bahwa virus mematikan ini adalah senjata biologis yang bocor di Wuhan.
Jika benar maka perlu di analisa bahwa perang dunia berikutnya senjatanya bukan lagi alutsista tapi virus mematikan. Ini sangat mengerikan.
Dewi Aryani anggota komisi IX DPR RI fraksi PDI Perjuangan menyampaikan kekawatirannya dan mempertanyakan apakah otoritas kita juga sdh melakukan upaya antisipasi arus imigran dari sana, yang takutnya terpapar v.c tersebut.
“Pemerintah harus segera melakukan langkah langkah antisipatif dari berbagai kemungkinan yang ada. Termasuk menkes dan direksi bpjs kesehatan hrs menjelaskan jika di indonesia mulai masuk virus corona ini bgm dgn BPJS kes apakah jg bs melayani jika ada pasien suspect V.C.”, tandas DeAr.
Dewi Aryani meminta agar pemerintah segera memberikan pernyataan resmi untuk meredam keresahan masyarakat saat ini selain juga masyarakat sekarang sedang risau akibat kenaikan iuran BBJS dan masih banyaknya warna tergolong miskin yang justru belum mendapatkan BPJS Kesehatan PBI.**(MA)


Berita Lainnya
Warga Binaan Rutan Medan Buka Puasa Bersama Keluarga. 1.543 orang berkumpul di Safari Ramadhan Penuh Makna
Rutan Medan Tancap Gas Atasi Overkapasitas, 85 Napi Tipikor Dipindahkan Selama 2025 - 2026
Pers di Persimpangan AI: Menkomdigi Tegaskan Etika sebagai Nafas Demokrasi
Patisipasi Dalam HPN 2026 di Banten PWI Bengkalis Ikuti Jalan Sehat
Sambut HPN dan Piala Dunia 2026, PWI Main Bola Bareng ANTARA, TVRI, dan RRI
Ketua PWI Bengkalis Adi Putra Ikuti Retret Kebangsaan Kemenhan RI, Perkuat Peran Pers sebagai Kader Bela Negara
Retret PWI Masuki Hari Kedua, Disiplin dan Integritas Jadi Penekanan
Rangkaian HPN 2026, PWI dan Kemenhan Gelar Retret Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan