Dewi Aryani: Jangan Saling Menyalahkan
Nusaperdana.com, Tegal - Setelah mengunjungi dan memberi bantuan kepada sekolah yang rusak karena banjir, Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dr. Hj. Dewi Aryani, MSi menggelar Media Ghatering, di JC.O Pasifik Mall Kota Tegal, Jumat 17 Januari 2020 sore.
Dalam pertemuan yang menjadi rangkaian kunjungan ke Dapil Jawa Tengah 9 mulai 17 sampai 19 Januari 2020 dengan beberapa awak media, Dewi Aryani mengajak diskusi seputar masalah yang sedang menjadi pembicaraan di masyarakat, yaitu soal kenaikan iuran BPJS Mandiri kelas 3.
“Soal kenaikan iuran BPJS, kita tidak usah saling menyalahkan. Mari bersama-sama kita mendorong pemerintah untuk mencari solusi terbaik dan proporsional,” kata Dewi Aryani yang akrab disapa DeAr.
Dikatakan Dewi Aryani yang berangkat ke Senayan dari Dapil) Jawa Tengah 9 (Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes) ini, bahwa yang terpenting saat ini adalah perbaikan data.
“Perbaikan adalah suatu keharusan, karena yang gaduh adalah mereka yang sebenarnya berhak mendapatkan bantuan tapi tidak dapat, malah yang tidak berhak mendapatkan,” tutur DeAr.
Karena itu, ditegaskan Dewi Aryani, cleansing data yang tidak akurat harus disegerakan. Dan semua pemerintah daerah melakukan pengawasan dalam proses verifikasi dan validasi datanya.
“Cleansing data yang tidak akurat harus segera dilakukan,” tandas Dewi Aryani.
Diketahui, Pemerintah resmi menaikkan iuran BPJS Kesehatan sebesar 100 persen mulai 1 Januari 2020. Pengumuman kenaikan itu resmi diberlakukan berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019, tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.
Nantinya, iuran peserta PBPU dan Bukan Pekerja (BP) BPJS akan naik 100 persen, yakni kelas I menjadi Rp 160.000 dari sebelumnya Rp 81.000, kelas II menjadi Rp 110.000 dari sebelumnya Rp 52.000, dan kelas III menjadi Rp 42.000 dari sebelumnya Rp 25.500.**(MA)


Berita Lainnya
Polsek Sabak Auh Kawal Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
Sungai Koto Kampar Hulu Diduga Tercemar, DLH Kampar Ambil Sampel Air: Hasil Lab Ditunggu 14 Hari
Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Kuindra Cek Tanaman Cabai Berusia 35 Hari
Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Intensif Pantau Jagung Ketahanan Pangan di Lahan UPTD Pertanian
47 Personel dan 1 PNS Polri Polres Indragiri Hilir Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Amanah untuk Tingkatkan Pengabdian
Media Nusa Perdana Surati BPN Kampar, Minta Klarifikasi Soal Pencabutan SKT dan SKGR di Kota Garo