Di Tanjungpinang, Sistem Pengrekrutan Panwascam Telah Tergolong Akuntabel dan Berintegrasi


Nusaperdana.com, Kepri - Sistem pengrekrutan Panwascam yang dilakukan oleh Bawaslu Kota Tanjungpinang sudah tergolong akuntabel dan berintegritas.

Hal itu dibuktikan dari  perjalanan regulator hingga tes tertulis yang berlangsung di SMA Negeri I Tanjungpinang saat ini berlangsung terlihat transparan dan jujur.

Demikian disampaikan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Indonesia Crisis Centre (ICC)  Provinsi Kepulauan Riau Laede Komarudin (13/12/2019) kepada sejumlah Wartawan.

Menurutnya, berdasarkan hasil pengamatan yang telah dilakukan, bahwa Panitia Seleksi (Pansel) sudah bekerja dengan baik dan tranfaran.

"Sejak dikeluarkannya pengungunguman Nomor 03/Pokja/ Bawaslu-KR-06/KP.01.00/XI/2019 tentang pembentukan Panwas Kecamatan telah kita amati, bahwa semua tahapan dan regulator yang dilakukan panitia sudah tergolong berintegritas. Untuk itu kita harapkan sampai finishingnya nanti sistem ini dapat dipertahankan dengan baik", ungkap tokoh LSM ini.

Dijelaskan Laode, kepada Komisioner Bawaslu Kota Tanjungpinang diharapkan untuk memilih anggota Panwascam itu nantinya, tidak lah cukup hanya pintar dalam pemahaman undang-undang, tetapi sebagai anggota panwascam dituntut keberanianya dalam bertindak kepada oknum yang melakukan pelanggaran.

"Jadi sebagai anggota Panwascam merupakan ujung tombak pengawasan tidak cukup hanya pintar dalam pemahaman undang-undang, terapi paling penting nyali dan tindakan ketika terjadi pelanggaran," tegasnya.

Ditempat terpisah Anggi (35) salah seorang calon anggota Panwascam mengatakan, bahwa antusias masyarakat untuk menjadi Pengawas Pemilu Kada sangat kuat.

Terbukti kendatipun Kota Tanjungpinang di guyur hujan, tetapi niat para calon Panwascam tidak sedikit pun surut.

"Saya melihat antusiasme dari seluruh calon Panwascam sangat kuat terbukti biarpun hujan begitu deras tetapi para peserta sudah siap mulai subuh tadi untuk berkompetisi. Untuk itu saya berharap agar pihak Bawaslu Kota Tanjungpinang nantinya dapat memilih orang-orang yang berintegritas dan mampu sebagai penegak undang-undang di Pilkada Gubernur nanti," harapnya.**



[Ikuti Nusaperdana.com Melalui Sosial Media]



Tulis Komentar