Digelar RSUD Puri Husada Tembilahan, Bupati Inhil Hadiri Baksos Operasi Katarak
Nusaperdana.com, Indragiri Hilir - RSUD Puri Husada Tembilahan menggelar kegiatan bakti sosial Operasi Katarak, Sabtu (5/10/2019). Acara disejalankan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55 dan Hari Ulang Tahun Ikatan Dokter Indonesia (IDI) ke-69, serta Hari Ulang Tahun RSUD Puri Husada Tembilahan.
Bupati Inhil, Drs HM Wardan MP didampingi Ketua K3S Inhil, Hj Zulaikhah Wardan SSos ME menghadiri acara ini. Tampak pula Unsur Forkopimda Inhil, sejumlah Pejabat Eselon di Lingkungan Pemkab Inhil, Ketua Perdami Provinsi Riau, Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan, Pimpinan RS 3M Plus, Ketua IDI Inhil, Ketua BAZNas Inhil, Pimpinan Perbankan, Ketua Organisasi, serta masyarakat setempat.
Direktur Puri Husada Tembilahan, dr Saut Pakpahan menyebut, operasi katarak ini merupakan yang kedua kali dilaksanakan pada tahun 2019, setelah Maret lalu.
Sementara itu, Ketua Perdami Provinsi Riau, dr Efhandi Nukman SpM menjelaskan bahwa kata bukan merupakan penyakit, namun katarak muncul karena faktor usia.
Menurutnya, dewasa ini operasi katarak sudah dipercaya oleh masyarakat. Terbukti dari jumlah peserta operasi yang semakin ramai. Diutarakannya pula, Kabupaten Inhil adalah kabupaten yang paling rutin menggelar kegiatan ini.
Bupati, HM Wardan bersyukur atas kegiatan ini. Ia mengaku melalui bakti sosial ini, banyak masyarakat yang terbantu, karena biaya operasi tidak sedikit.


Berita Lainnya
Di Momen Perpisahan, AKP Anra Nosa Titip Program Magrib Mengaji dan Budaya Membaca Al-Qur'an
PBH PERADI Pekanbaru Soroti Mandeknya Sengketa Eks Karyawan RS Syafira, Desak Disnaker Bertindak Tegas
Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
Polsek KSKP Dampingi Petani Perkuat Swasembada Pangan
BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
PBH PERADI Minta Kapolda Riau Turun Tangan Usut Dugaan Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau
Polsek Sabak Auh Kawal Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
Sungai Koto Kampar Hulu Diduga Tercemar, DLH Kampar Ambil Sampel Air: Hasil Lab Ditunggu 14 Hari