Polsek Sabak Auh Gelar Turnamen Domino Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80
Hasil 400 Kg Jagung, Polsek Tembilahan Hulu Perkuat Lumbung Pangan Desa
DPR RI Minta Kemenperin Menggesah Industri Dalam Negeri untuk Mempercepat Produksi APD
Nusaperdana.com, Jakarta - Anggota DPR RI Komisi VI Drs. Chairul Anwar, Apt meminta Kementerian Perindustrian menggesah Industri Dalam Negeri untuk mempercapat produksi Alat Pelindung Diri (APD) untuk para tenaga kesehatan yang lagi berjuang melawan Covid-19. Hal itu diungkapkan Chairul Anwar dalam Rapat Kerja Virtual Komisi VI DPR RI dengan Meneteri Perindustrian Agus Gumiwang. Senin kemarin (06/04/2020).
“Kami meminta perhatian khusus Pak Menteri Agus untuk menggesah Industri dalam negeri untuk mempercepat produksi APD serta alat-alat kesehatan lain yang diperlukan, kasihan kami mendengar masih banyak fasilitas kesehatan yang kekurangan APD, bagaimana mungkin kita membiarkan tenaga kesehatan kita bertempur tapi mereka tidak dibekali peralatan yang cukup,” ungkap Chairul.
Dalam rapat kerja virtual tersebut Menetri Perindustrian memaparkan mengenai kapasitas industri dalam negeri dalam memproduksi APD, obat-obatan, supplement dan hand sanitizer.
Dari pemaparan tersebut menurut Chairul harusnya jika digesah oleh kementerian kebutuhan APD di dalam negeri bisa tertangani.
“Jika melihat pemaparan Pak Menteri seharusnya kapasitas industri dalam negeri kita bisa untuk memenuhi kebutuhan APD, cuma perlu langka proaktif dari pemerintah dalam untuk mempercepat proses produksinya, koordinasi dengan industri harus dilakukan dengan intens, kita berikan mereka solusi terhadap kendala yang dihadapi industri dalam produksi, misalnya membantu koordinasi terhadap import bahan baku dengan Instansi pemerintah lainnya,” jelas Politisi PKS asal Riau ini.
Chairul juga meminta kepada Kementerian Perindustrian untuk mengerahkan segala daya dalam pencagahan penyebaran Covid-19 ini, “Seluruh sumber daya kementerian harus dikerahkan untuk membuat peralatan untuk mencagah menyebarnya Covid-19, misalnya mengerahkan sekolah-sekolah kejuruan dalam lingkup Kementerian Perindustrian untuk memproduksi Hand Sanitaizer. Kami juga meminta kementerian untuk bekerjasama dengan Indusri kecil dalam memproduksi masker kain. Kami mengapresiasi langka kementerian dalam hal ini. Semoga dengan langkah bahu membahu kita bisa menghadapi permasalahan Covid-19 ini,” tutup Chairul. (putra/rls)


Berita Lainnya
Korlantas Polri Tunda Operasi Patuh 2026, Ditlantas Polda Riau Ajak Masyarakat Tetap Tertib Berlalu Lintas
Perkuat Kedaulatan Hukum Nasional, DPR Desak RUU HPI Batasi Penggunaan Hukum Asing dalam Kontrak Bisnis
Hutama Karya Pastikan Layanan Jalan Tol Tetap Berjalan Normal di Tengah Pemadaman Listrik PLN di Pulau Sumatera
Warga Binaan Rutan Medan Buka Puasa Bersama Keluarga. 1.543 orang berkumpul di Safari Ramadhan Penuh Makna
Rutan Medan Tancap Gas Atasi Overkapasitas, 85 Napi Tipikor Dipindahkan Selama 2025 - 2026
Pers di Persimpangan AI: Menkomdigi Tegaskan Etika sebagai Nafas Demokrasi
Patisipasi Dalam HPN 2026 di Banten PWI Bengkalis Ikuti Jalan Sehat
Sambut HPN dan Piala Dunia 2026, PWI Main Bola Bareng ANTARA, TVRI, dan RRI