Ekonomi Riau Dinilai Baik, Gubri Diminta Menyapaikan Kiat-Kiat Pengendalian Inflasi
Nusaperdana.com, Riau - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menjadi salah satu kepala daerah yang menyampaikan perkembangan kasus dan kiat-kiat mengendalikan inflasi di daerah dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri secara virtual, Senin (9/1/23).
Gubri menyebutkan, selain menyampaikan kiat-kiat dalam penanganan inflasi di Riau, pada kesempatan tersebut ia juga menjelaskan persoalan dan apa yang sudah dilakukan dalam pengendalian inflasi daerah.
Terang orang nomor satu di Riau ini, sebenarnya biasanya yang diminta untuk menyampaikan kondisi inflasi di daerah adalah daerah yang kasus inflasinya tinggi dan yang paling rendah.
Akan tetapi Riau tidak termasuk dua kategori itu. Karena kondisi inflasi yang tinggi itu bukan Riau, tapi Sumatera Barat dengan angka 7,43 persen, sedangkan Riau berada pada angka 6,81 persen. Namun Riau juga bukan termasuk kategori inflasi yang rendah.
Namun jelasnya, Mendagri Tito Karnavian dipanggil Presiden Joko Widodo pada Jumat lalu dan menyampaikan bagaimana pengendalian inflasi di Riau setelah berkunjung ke Riau beberapa waktu lalu. Sehingga Gubri diminta untuk menyampaikan kiat-kiat mengendalikan inflasi daerah.
"Sehingga pada hari ini kami diminta lah untuk narasumber sekaligus menyampaikan kiat-kiat yang kita lakukan dalam pengendalian inflasi. Karena Bapak Presiden menyampaikan ekonomi Riau itu baik gitu, bagus, dan pengendalian inflasi nya juga cukup bagus, " katanya.
Gubri menerangkan, karena pada waktu kunjungan kerja ke Riau, Presiden Jokowi juga sempat menanyakan bagaimana kondisi inflasi di Riau kepadanya.
Selain itu terang Syamsuar, ia juga ditanya apakah Bank Indonesia dan pihak lainnya juga ikut rapat dalam pengendalian inflasi yang ada di Provinsi Riau ini.
"Saya sampaikan ikut, memang dari BI juga memberikan input dan masukan ke kami, termasuk juga BPS. Jadi data ini Satgas Pangan dan Forkopimda ikut rapat, " sebutnya.
Mantan Bupati Siak ini menilai, Riau diminta untuk mempresentasikan kiat-kiat pengendalian inflasi di Riau sebab Presiden Jokowi melihat langsung ke lapangan bahwa ekonomi Riau ini bagus dan pengendalian inflasi nya juga dapat dikerjakan secara kompak, bersama Forkopimda, Satgas Pangan, bersama BI dan BPS, Bulog dan stakeholder terkait.
"Karena itulah Bapak Mendagri tadi menunjuk kami sebagai narasumber (Rakor inflasi daerah) yang ini juga bisa dimanfaatkan untuk daerah lain di Indonesia, " tutupnya.
Untuk diketahui, ada banyak upaya yang telah dilakukan Pemprov Riau dalam mengendalikan inflasi di Riau. Seperti melakukan gerakan konsumsi beras lokal kepada ASN dan masyarakat, gerakan pasar tani, bergerak tanam padi, bertanam sayur dan buah, serta masih banyak lainnya.


Berita Lainnya
Tak Sekadar Lari! Riau Bhayangkara Run 2026 Jadi Kampanye Besar Lawan Karhutla
Bupati Inhil Apresiasi 267 Pedagang Subuh Tegas Dukung Relokasi, Demi Perubahan Besar
Ketua MUI Inhil Apresiasi Kapolda Riau dan Kapolres Inhil, 557 Tersangka Narkoba Berhasil Diamankan
Bhabinkamtibmas Pantau Perkembangan Tanaman Jagung di Desa Teluk Bunian
Bupati Luncurkan Buku Profil Ulama Kharismatik Kabupaten Bengkalis Jilid II
Heboh di Tapung Hilir Belasan Pria Datangi Kebun Sawit dan Bawa Warga ke Polres Kampar Polisi Hadang di Tengah Jalan
Bupati Inhil Herman Tekankan Kesiapsiagaan Karhutla Hadapi Musim Kemarau 2026 di Inhil
Bupati Inhil Lepas Keberangkatan Jamaah Haji Menuju Tanah Suci