Facebook Pecat Karyawan Karena Kritisi Zuck Soal Donald Trump

Sumber Foto: Detik.com

Nusaperdana.com, Jakarta - Facebook memecat karyawannya yang telah mengkritik keputusan Mark Zuckerberg karena membiarkan postingan kontroversial Presiden Donald Trump terkait gerakan Black Live Matter atas kematian George Floyd.

Adalah Brandon Dail seorang Interface Engineer Facebook di Seattle. Dia menulis di Twitter bahwa ia telah diberhentikan karena memarahi seorang kolega yang secara terbuka menolak mendukung gerakan Black Lives Matter dalam sebuah dokumen developer yang akan diterbitkan.

Dilansir detiKINET dari Reuters Dail menulis cuitan tersebut sehari setelah bergabung dengan ratusan karyawan lainnya termasuk enam engineer dan tim lainnya. Mereka mogok bekerja sebagai aksi protes sikap Zuck terhadap postingan-postingan Donald Trump di media sosial yang tetap tayang di Facebook.

Facebook telah mengkonfirmasi tentang pemecatan Dail namun menolak untuk memberikan informasi lebih jelasnya. Perusahaan mengatakan selama pemogokan kerja, karyawan yang berpartisipasi tidak akan mendapatkan hukuman.

Postingan-postingan Trump di media sosial berbau rasis yang memicu kemarahan dari kalimat 'Ketika penjarahan dimulai, penembakan dimulai'.

Di Twitter, postingan Trump memberikan tanda dengan label cek fakta yang dianggap memicu kekerasan atau rasisme. Namun di Facebook tidak diberikan tanda apapun terkait postingan Trump.

Meskipun sikap Facebook ini telah ditentang karyawannya dengan cara mogok kerja, Zuckerberg tetap membela kebijakan platformnya.



[Ikuti Nusaperdana.com Melalui Sosial Media]



Tulis Komentar