Geger! Garam Bau Kemenyan Ditemukan di Lokasi Tes CPNS


Nusaperdana.com, Yogyakarta - Ada temuan menarik dari pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) untuk seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Pemda DIY, yakni ditemukannya garam berbau kemenyan saat pelaksanaan ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Di lokasi tes, Gedung Wana Bhakti Yasa, Kota Yogyakarta, garam berbau kemenyan itu ditemukan tanpa diketahui siapa pelakunya.

Temuan ini diunggah oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY, Sabtu (9/2/2020), melalui akun Twitter @bkddiy.

"Di temukan garam berbau kemenyan di pojok Gedung Wana Bhakti Yasa tempat penyelenggaraan tes SKD. Kawans² yakinlah dgn kemampuanmu. Dan Mintalah pertolongan hanya kepada Tuhan saja. Semangat yaa Genks," tulisnya.

Unggahan ini pun langsung mendapat respons beragam dari netizen yang juga mengikuti seleksi yang sama.

Salah satunya akun @ini_horta.

"Aku sinau angel angel, koe main dukun, padakno dukunmu kui luwih kuat seko usaha lan doaku ? Ngimpi le (Saya susah payah belajar, kamu main dukun, kamu pikir dukunmu itu lebih kuat dari usaha dan doaku? Ngimpi kamu)," tulisnya.

Bagaimana cerita temuan garam berbau kemenyan ini?

Awak media mengonfirmasinya kepada salah satu panitia SKD CPNS Pemda DIY. Petugas itu menyebutkan, garam tersebut ditemukan oleh seorang panitia pada pukul 08.00 WIB.

Namun tidak diketahui siapa yang meletakkan garam tersebut. Panitia hanya bisa mengecek peserta ketika mereka akan memasuki ruangan.

Sementara, untuk hal-hal yang terjadi di luar ruangan, panitia mengaku kesulitan untuk melakukan sterilisasi.

Berdasarkan laporan yang diterima Kepala Kantor Regional Badan Kepegawaian Nasional (BKN) 1 Yogyakarta, Anjaswari, taburan garam itu ditemukan di salah satu pojok gedung.

"Kemarin tanggal 9 Februari pagi-pagi sekali sebelum Tim Panselda dan Tim Kanreg bertugas, sudah ada garam berbau kemenyan, tidak tahu siapa yang meletakkan. Posisi garam berbau kemenyan itu di pojok selatan barat di dekat papan pengumuman hasil SKD," kata Anjaswari, Senin (10/2/2020) pagi.

Anjas menyebukant, ini merupakan temuan pertama yang didapatkan oleh panitia penyelenggara CPNS di Yogyakarta. "Baru pertama ini, tahun lalu tidak ada," ujar dia.

Panitia tidak bisa menindaklanjuti temuan ini karena tidak tahu siapa yang meletakkannya. 

"Iya karena tidak diketahui orangnya kami tidak bisa menindaklanjuti," kata Anjas. Meskipun demikian, proses tes SKD akhir pekan lalu berjalan lancar.

Sebelumnya, Badan Kepegawaian Nasional (BKN) berulang kali mengingatkan peserta CPNS 2019 agar mempersiapkan diri dengan baik dan percaya terhadap kemampuannya sendiri.

BKN menekankan, tidak ada yang bisa membantu kelulusan peserta dalam seleksi kali ini, selain dirinya sendiri.

Peserta diingatkan tak menggunakan jimat atau meminta bantuan pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan. Proses seleksi CPNS dipastikan transparan.





[Ikuti Nusaperdana.com Melalui Sosial Media]



Tulis Komentar