Indikasi Proyek Lapas di Batu 18 Jadi Lahan Korupsi?
Nusaperdana.com, Kepri - Pelaksanaan pembangunan proyek gedung lembaga pembinaan khusus anak Kelas II Batam di lapas Kilometer (Batu) 18 Desa Gunung Kijang yang dikerjakan oleh PT Andal Rekacipta Pratama selama 140 hari Kelender kerja, dengan kontrak nomor W.PAS.PAS.10.PB.02.04-964, bernilai Rp16.568.707.206,57 miliyar terindikasi jadi lahan korupsi.
Salah satu sumber (namanya dirahasiakan) Minggu (15/11/2020) yang terlibat dalam pekerjaan tersebut mengatakan, ada ada beberapa kejanggalan dalam pekerjaaan pembangunan tersebut. Mulai dari penimbunan, besi serta semen dan beberapa item material bangunannya tidak sesuai spesifikasi.
Dikatakannya, mulai dari tanah timbun, yang semestinya tanah agregat justru terlihat memakai tanah kolin. Begitu juga dengan besi dan semen dimana seharusnya memakai semen bermerek tiga roda namun dipakai merek semen merah putih.
Hal ini jelas kualitas bangunan tidak sesuai yang direncanakan dalam spesifikasi. Jika dibiarkan berpotensi membahayakan dan terkesan asal jadi. Selain itu, bangunan yang menggunakan tanah kolin unsurnya tidak padat serta mudah retak. Ada pun penggunaan besi yang tidak sesuai kriteria bangunan (yang tercantum dalam kontrak) semen merah putih bukan lah semen yang tercantum dalam kontrak.
Pekerjaan Proyek Pengadaan Jasa Kontruksi Pembangunan Gedung Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Batam ini berasal dari Dinas Kementrian Hukum dan HAM RI. Sampai berita ini terekspos, PPTK atau yang berkompeten dalam proyek ini belum dapat dikonfirmasi. (Wilson)


Berita Lainnya
Tak Sekadar Lari! Riau Bhayangkara Run 2026 Jadi Kampanye Besar Lawan Karhutla
Bupati Inhil Apresiasi 267 Pedagang Subuh Tegas Dukung Relokasi, Demi Perubahan Besar
Ketua MUI Inhil Apresiasi Kapolda Riau dan Kapolres Inhil, 557 Tersangka Narkoba Berhasil Diamankan
Bhabinkamtibmas Pantau Perkembangan Tanaman Jagung di Desa Teluk Bunian
Bupati Luncurkan Buku Profil Ulama Kharismatik Kabupaten Bengkalis Jilid II
Heboh di Tapung Hilir Belasan Pria Datangi Kebun Sawit dan Bawa Warga ke Polres Kampar Polisi Hadang di Tengah Jalan
Bupati Inhil Herman Tekankan Kesiapsiagaan Karhutla Hadapi Musim Kemarau 2026 di Inhil
Bupati Inhil Lepas Keberangkatan Jamaah Haji Menuju Tanah Suci