Jelang UNBK, Kepala SMKN 1 Tanjabtim Berharap Hasilnya Lebih Bagus dari Tahun Kemarin
Nusaperdana.com, Muarasabak - Ujian Nasional saat ini sudah menggunakan komputer atau sering dikenal dengan sebutan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer). Oleh karena itu, demi kelancaran ujian tersebut, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) telah mempersiapkannya dari jauh hari.
"Kita berharap hasil yang kita dapat dari proses yang kita persiapkan ini akan lebih bagus dari tahun kemarin," ujar Kepala SMKN 1 Tanjabtim, H. Joni Efriadi ketika awak media konfirmasi di ruang kerjanya, Senin (24/2/2020).
Ia mengatakan, dalam pelaksanaan UNBK di SMKN 1 Tanjabtim akan dibagi dalam tiga sesi dan memakai dua ruang kelas belajar.
"Kalau satu sesi itukan bisa sekitar 40 murid. Satu ruangan bisa sekitar 25 murid yang melaksanakan ujian," katanya.
Kemudian, dari 467 jumlah murid SMKN 1 Tanjabtim, ada 152 murid kelas 12 yang akan mengikuti UNBK. Sedangkan sekolah memiliki 20 Personal Computer (PC) dan 10 Laptop.
"Kalau kita memiliki 20 PC dan 10 Laptop. Jadi setiap ruangan ada 30 dan sisanya untuk cadangan," katanya.
"Komputer sebagian punya sekolah. Sebagian lagi dipinjamkan oleh wali murid, tapi kalau rusak, itu tanggung jawab sekolah," paparnya.
Ia melanjutkan, terhitung tidak lama lagi, pada tanggal 16 Maret 2020 UNBK akan dilaksanakan. Adapun mata pelajaran yang akan diuji yakni, Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Kompetensi Kejuruan.
Menurutnya, UNBK tahun ajaran 2019-2020 ini bukan yang pertama kali dilaksanakan pada sekolahnya. Selain memfokuskan empat mata pelajaran yang akan diuji dalam UNBK pada proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), pihaknya juga telah melaksanakan Try Out di Sekolah.
"Itu yang kita fokuskan dari tahun ajaran kemarin. Untuk empat mata pelajaran yang diujikan," bebernya.
"Kemudian kita melaksanakan try out di sekolah, kita tetap melibatkan guru. Dari awal kami sudah melaksanakan UNBK dan ini sudah yang ke lima kalinya," jelasnya.
Lalu Ia berharap, agar orang tua juga berperan untuk anak-anaknya, khususnya yang berada di kelas 12. Pasalnya, tanpa dukungan orang tua, program sekolah tidak akan berhasil juga.
"Karena kami hanya bisa mengontrolnya saat disekolah. Kalau dirumah, itukan orang tua dan masyarakat. Dan kami berharap sekolah ini semakin hari semakin lebih baik, mulai dari kualitas sumber daya manusia hingga kualitas sarana dan prasarana sekolah," tukasnya. (ygo)


Berita Lainnya
Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Kuindra Cek Tanaman Cabai Berusia 35 Hari
Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Intensif Pantau Jagung Ketahanan Pangan di Lahan UPTD Pertanian
47 Personel dan 1 PNS Polri Polres Indragiri Hilir Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Amanah untuk Tingkatkan Pengabdian
Media Nusa Perdana Surati BPN Kampar, Minta Klarifikasi Soal Pencabutan SKT dan SKGR di Kota Garo
Panen Raya Jagung di Sabak Auh, Polsek dan Kelompok Tani Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional
Polres Kampar Gelar Perkara Dugaan Pencurian Bibit Sawit, Polisi Libatkan BPN dan Ahli Pidana