HUT INI ke-118, Pengda INI Pekanbaru Gelar Pelatihan OSS dan KBLI 2025
Polsek Sabak Auh Gelar Turnamen Domino Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80
Jubir Satgas Covid-19 Purwakarta: 30 ODP dan 8 PDP
Nusaperdana.com, Purwakarta - Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat merilis kembali perkembangan penanganan dan pencegahan Covid-19 pada Minggu 22 Maret 2020.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Purwakarta, Wahyu Wibisono dalam keterangannya mengatakan, penanganan dan upaya pencegahan Covid-19 di wilayah Kabupaten Purwakarta terus dilakukan secara maksimal.
Ia berharap semua pihak dapat mendukung upaya-upaya tersebut dengan mengikuti petunjuk-petunjuk dari pemerintah dan pihak berwenang lainnya berkaitan dengan pencegahan dan penanganan Covid-19.
“Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) perhari ini sebanyak 30 orang yang dalam proses pemantauan. Sementara untuk jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 8 orang dan positif tidak ada,” kata Wibi.
Sementara, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Purwakarta, dr Susilo Atmodjo menegaskan bahwa wilayah Kabupaten Purwakarta bukan merupakan daerah transmisi lokal penyebaran Covid-19.
“Terpenting untuk mengetahui bagaimana posisi status daerah Kabupaten Purwakarta. Alhamdulillah sejauh ini kementrian kesehatan tidak memasukkan daerah ini sebagai daerah penularan antar warga. Atau bisa disebut, Purwakarta bukan daerah transmisi lokal penularan Covid-19,” kata dokter Susilo.
Menurutnya, hal ini penting diketahui, karena status tersebut. Bagi warga yang punya keluhan flu, demam, batuk dan tidak pernah kontak dengan orang yang dicurigai covid serta tidak bepergian ke daerah Jakarta, Tangerang, Bogor, dan Bekasi maka statusnya batuk pilek biasa, bukan covid.
“Tapi jika dalam tempo 14 hari ada riwayat ini atau bepergian ke wilayah tersebut diatas maka statusnya ODP. Dan ini harus melakukan karantina mandiri. Dan kalau belum membaik maka bisa periksa ke Puskesmas atau klinik terdekat. Jika bapak dan ibu ada riwayat bepergian daerah tadi atau kontak juga sesak nafas maka segera ke rumah sakit untuk diperiksa,” ujarnya.
IDI mengajak semua pihak dan secara bersama-sama berusaha agar status Kabupaten Purwakarta bebas penularan. “Saya berharap Allah memberi kesehatan semua dan mencabut musibah ini,” katanya.
Dokter Susilo mengatakan, kini hampir seluruh rumah sakit di Purwakarta telah menyiapkan Tim Covid-19, segera periksakan jika ada warga yang mengalami gejala sesak napas dan keluhan lain pungkasnya. (anda suhanda)


Berita Lainnya
Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Intensif Pantau Jagung Ketahanan Pangan di Lahan UPTD Pertanian
47 Personel dan 1 PNS Polri Polres Indragiri Hilir Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Amanah untuk Tingkatkan Pengabdian
Media Nusa Perdana Surati BPN Kampar, Minta Klarifikasi Soal Pencabutan SKT dan SKGR di Kota Garo
Panen Raya Jagung di Sabak Auh, Polsek dan Kelompok Tani Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional
Polres Kampar Gelar Perkara Dugaan Pencurian Bibit Sawit, Polisi Libatkan BPN dan Ahli Pidana
HUT INI ke-118, Pengda INI Pekanbaru Gelar Pelatihan OSS dan KBLI 2025
Satres Narkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran Narkotika, Sita 5.707 Butir Ekstasi dan Sabu
Komitmen Dukung Swasembada Pangan, Polsek KSKP Tembilahan Manfaatkan Lahan Tidur untuk Budidaya Cabai Rawit