Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
Tokoh Masyarakat Kampar Apresiasi Polisi Tangkap Residivis Curat di Salo
Mudik Lebaran Masyarakat Agar Tidak Terlalu Bereuforia di Jalanan
Nusaperdana.com,Pekanbaru - Arus mudik Suci Ramadhan 1443 Hijriah segera berlangsung, Direktur lantas Polda Riau Kombes Firman Darmansyah Sik mengingatkan masyarakat agar tidak terlalu bereuforia di jalanan saat mudik ke kampung halaman.
Firman Darmansyah mengatakan, bahwa saat ini pemerintah telah mengizinkan masyarakat untuk melakukan mudik lebaran, setelah 2 tahun pandemi Covid-19.
“Pada pelaksanaan mudik nanti, ada beberapa hal penting yang harus dilakukan. Pertama, kita menghimbau kepada warga untuk tidak terlalu euforia,” kata Firman, Selasa (19/4/2022).
Selanjutnya kata Firman, saat mudik masyarakat harus memperhatikan kesehatan kendaraan yang digunakan. Kendaraan harus prima dan dilengkapi dengan surat-surat yang sah.
“Cek kesehatan kendaraan, rem, lampu serta lainnya. Kita juga mewanti-wanti kepada pengendara untuk tidak kebut-kebutan dalam perjalanan mudik. Tetap utamakan keselamatan dari pada kecepatan,” lanjut Firman.
Terakhir kata Firman, pada tanggal 28 April, pihaknya akan melakukan operasi Ketupat dan melakukan pengawasan dan pengawalan bagi warga yang ingin mudik. Untuk mengawal warga yang ingin mudik dengan selamat.
"Jadi jika ngantuk saat berkendara, istirahat. Jangan paksakan biar selamat sampai tujuan," pungkasnya.**


Berita Lainnya
Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
FH Unilak Study Visit ke Kuala Lumpur, Mahasiswa Dibekali Wawasan Hukum Internasional
Bupati Kasmarni Kunjungi Desa Bantan Timur, Perkuat Pendidikan Ramah Anak dan Pemberdayaan Perempuan
Kapolres Bengkalis Tegaskan Tiga Oknum Yang Terlibat Pesta Narkoba di Bengkalis Terancam PTDH
Tokoh Masyarakat Kampar Apresiasi Polisi Tangkap Residivis Curat di Salo
Mediasi Pesantren Al Fauzan dan PKS PT SMK Belum Capai Kesepakatan
Satpol PP Kampar Bongkar Kedai Remang-remang di Bangkinang, 92 Botol Miras Disita
Inspektorat Kampar Akui Temuan Keuangan Desa Pulau Terap, Tapi Bungkam Soal Kerugian Negara