Mursyid Asia: Sudah Saatnya Desa Bantu Negara
Nusaperdana.com, Bireuen - Tahun ini, wabah Covid-19 telah menyita banyak energi masyarakat dunia. Atas musibah itu, seorang relawan kemanusiaan Masyarakat Relawan Indonesia Aksi Cepat Tanggap (MRI-ACT) Bireuen, Mursyid Asia turut angkat bicara.
Pasalnya, sampai saat ini, penyebarannya dimulai dari kota Wuhan, Cina tersebut terus menyebar ke berbagai belahan dunia lainnya. Mulai negara Korea Utara yang terkanal sangat lihai mencegah penyebaran virus ini sampai dengan negara Italia yang memakan korban terbanyak yang sangat memilukan. Lantas bangaimana dengan Indonesia?
"Salah satu langkah yang bisa kita lakukan adalah dengan mengalokasikan dana desa untuk menanggulangi wabah Covid-19 ini. Satgas Covid-19 harus segera dibentuk, masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan harus segera didata, ruang isolasi darurat jika dibutuhkan harus segera disiapkan. Desa juga harus siap menghadapi resiko terburuk yaitu lockdown dimana desa terlebih dahulu harus memastikan kesiapan seluruh masyarakatnya. Jika memang diperkirakan akan terjadi kelangkaan salah satu kebutuhan pokok, desa harus menyediakannya," saran Mursyid.
"Sudah saatnya desa mengambil peran dalam hal membantu negara. Saya berharap setiap desa mematuhi peraturan yang telah dibuat oleh negara dan mengambil tindakan pencegahan dengan cara masing masing," harapnya.
"Apalagi presiden kita sudah mengarahkan untuk mengambil dana desa untuk menanggani wabah virus corona. Saya pikir ini kesempatan desa bantu negara," tutupnya. (az)


Berita Lainnya
Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Cek Kesiapan Jagung Ketahanan Pangan Program Asta Cita
Dukung Swasembada Pangan, Personil KSKP Polres Inhil Berikan Penyuluhan Kiat Sukses ke Peternak ayam.
1.600 Agen BRILink dan 14 Kantor Unit Kerja Perkuat Layanan Keuangan di Kabupaten Inhil
Resmi Berkolaborasi, PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Siapkan Pendampingan Hukum Pro Bono
Sambut 1 Muharram 1448 Hijriah, PKS PT Permata Citra Rangau Berbagi Sembako Untuk Warga
KLH Respons Dugaan Pencemaran Hulu Sungai Kampar, Minta PUDAL Sumatera Tindak Lanjuti
Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Program Asta Cita di Lahan Ketahanan Pangan
Hulu Sungai Kampar Diduga Tercemar, DPRD Kampar Desak DLH Jangan Hanya Menunggu Laporan, Segera Turun ke Lapangan